Saham Rokok Bakal Terbakar Kenaikan Tarif Cukai

Senin, 01 Februari 2021 - 13:24 WIB
Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta menilai prospek emiten di sektor rokok ini masih ada peluang untuk recovery. Itu sejalan dengan adanya pemulihan ekonomi, penyaluran bansos, dan pemulihan daya beli masyarakat. ( Baca juga:Virus Nipah di China dengan Tingkat Kematian 75% Bisa Menjadi Pandemi Baru )

"Harapan masih akan tergantung dengan pemulihan daya beli masyarakat," ujar Nafan Aji saat dihubungi.

Dia menilai sentimen yang akan mempengaruhi emiten rokok adalah volume penjualan dari rokok kretek mesin yang kemungkinan akan mengalami penurunan. Sementara untuk penjualan rokok kretek tangan masih akan cenderung stabil.

"Namun para investor masih menantikan periode dividen tahun ini sebelum mengambil keputusan," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!