Pemerintah Kebut Pengiriman 140 Juta Bulk Vaksin Covid-19 Pada Juli 2021
Selasa, 02 Februari 2021 - 12:50 WIB
Ketibaan 11 juta bulk tersebut merupakan kedatangan vaksin Sinovac keempat, karena sebelumnya 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk tiba pada 12 Januari tahun ini. Sedangkan jumlah vaksin siap pakai sebanyak 3 juta tiba di Indonesia secara bertahap pada 6-31 Desember 2020.
Untuk 3 juta vaksin jadi sudah disitribusikan ke 34 Provinsi di Indonesia. Sementara 15 juta bahan baku vaksin tengah diprodukasi Bio Farma dan ditargetkan dapat menghasilkan 13 batch atau 13 juta dosis vaksin. Ini diperkirakan akan selesai produksinya pada 11 Februari 2021. Sementara itu, 10 juta bahan baku dan 1 juta vaksin setengah jadi yang baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan diproduksi pada 13 Februari 2021 dan diharapkan selesai pada 20 Maret tahun ini. ( Baca juga:Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-9, Tes Swab Keluarga dan Ajudan Negatif )
Dari kedua tahap produksi itu, manajemen perseroan akan memberikan penamaan kemasan vaksin Covid-19 dengan nama Covid-19 vaksin. Kemasan ini berbeda dengan vaksin yang sudah didistribusikan sebelumnya yang dikenal dengan Coronavax.
Kemasan vaksin Coronavax yang sebelumnya dikemas dalam single dose atau dosis tunggal dikemas dalam satu dus yang berisi 40 vail sehingga satu dus berisi 40 dosis. Sementara vaksin Covid-19 yang saat ini akan diproses di Biofarma akan dikemas dalam kemasan multidose di mana satu veil berisi 10 dosis dan dalam 1 dus ada 10 vail sehingga 1 dus berisi 100 dosis.
Untuk 3 juta vaksin jadi sudah disitribusikan ke 34 Provinsi di Indonesia. Sementara 15 juta bahan baku vaksin tengah diprodukasi Bio Farma dan ditargetkan dapat menghasilkan 13 batch atau 13 juta dosis vaksin. Ini diperkirakan akan selesai produksinya pada 11 Februari 2021. Sementara itu, 10 juta bahan baku dan 1 juta vaksin setengah jadi yang baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan diproduksi pada 13 Februari 2021 dan diharapkan selesai pada 20 Maret tahun ini. ( Baca juga:Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-9, Tes Swab Keluarga dan Ajudan Negatif )
Dari kedua tahap produksi itu, manajemen perseroan akan memberikan penamaan kemasan vaksin Covid-19 dengan nama Covid-19 vaksin. Kemasan ini berbeda dengan vaksin yang sudah didistribusikan sebelumnya yang dikenal dengan Coronavax.
Kemasan vaksin Coronavax yang sebelumnya dikemas dalam single dose atau dosis tunggal dikemas dalam satu dus yang berisi 40 vail sehingga satu dus berisi 40 dosis. Sementara vaksin Covid-19 yang saat ini akan diproses di Biofarma akan dikemas dalam kemasan multidose di mana satu veil berisi 10 dosis dan dalam 1 dus ada 10 vail sehingga 1 dus berisi 100 dosis.
(uka)
Lihat Juga :