Polisi Dunia Usaha Sebut Indeks Persaingan Usaha Turun di Tahun 2020
Selasa, 02 Februari 2021 - 13:10 WIB
"Metode yang digunakan KPPU dalam perhitungan bobot untuk setiap dimensi adalah principal component analysis (PCA) dan bobot sama. Penggunaan bobot sama untuk menjumlahkan skor seluruh dimensi dilakukan agar perbandingan skor indeks persaingan usaha setiap tahun dapat dilakukan," ungkap dia.
Berdasarkan survei dan perhitungan yang dilakukan, diketahui bahwa skor IPU berdasarkan dimensi keseluruhan adalah sebesar 4,50 (bobot PCA) dan 4,65 (bobot sama). Sementara skor IPU berdasarkan dimensi SCP adalah sebesar 4,39 (bobot PCA) dan 4.26 (bobot sama).
"Dibandingkan tahun sebelumnya, indeks di tahun 2020 (dimensi keseluruhan dan dengan skor bobot sama) mengalami penurunan dari sebesar 4,72 pada tahun 2019 menjadi 4,65 pada tahun 2020," jelasnya.
Memerhatikan berbagai dimensi di atas, dimensi regulasi memiliki skor indeks yang tertinggi yaitu 6,12. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi yang ada di daerah telah mengarah atau mendukung pada kondisi persaingan usaha yang sehat. Dari sisi dimensi SCP, dimensi perilaku (conduct) memiliki skor indeks terendah dibanding dimensi struktur dan dimensi kinerja (performance).
Hal ini menunjukkan bahwa dari sisi perilaku pelaku usaha, persaingan usaha belum mengarah pada persaingan usaha yang tinggi dan masih terdapat penguasaan pasar oleh beberapa pelaku usaha, adanya potensi kerja sama dalam penetapan output dan harga, maupun hal lainnya yang mengarah pada persaingan usaha yang rendah.
Kemudian, kata dia, dari sisi pasar, dimensi penawaran memiliki skor indeks yang juga tidak cukup tinggi untuk mengarahkan pada persaingan yang tinggi.
Berdasarkan survei dan perhitungan yang dilakukan, diketahui bahwa skor IPU berdasarkan dimensi keseluruhan adalah sebesar 4,50 (bobot PCA) dan 4,65 (bobot sama). Sementara skor IPU berdasarkan dimensi SCP adalah sebesar 4,39 (bobot PCA) dan 4.26 (bobot sama).
"Dibandingkan tahun sebelumnya, indeks di tahun 2020 (dimensi keseluruhan dan dengan skor bobot sama) mengalami penurunan dari sebesar 4,72 pada tahun 2019 menjadi 4,65 pada tahun 2020," jelasnya.
Memerhatikan berbagai dimensi di atas, dimensi regulasi memiliki skor indeks yang tertinggi yaitu 6,12. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi yang ada di daerah telah mengarah atau mendukung pada kondisi persaingan usaha yang sehat. Dari sisi dimensi SCP, dimensi perilaku (conduct) memiliki skor indeks terendah dibanding dimensi struktur dan dimensi kinerja (performance).
Hal ini menunjukkan bahwa dari sisi perilaku pelaku usaha, persaingan usaha belum mengarah pada persaingan usaha yang tinggi dan masih terdapat penguasaan pasar oleh beberapa pelaku usaha, adanya potensi kerja sama dalam penetapan output dan harga, maupun hal lainnya yang mengarah pada persaingan usaha yang rendah.
Kemudian, kata dia, dari sisi pasar, dimensi penawaran memiliki skor indeks yang juga tidak cukup tinggi untuk mengarahkan pada persaingan yang tinggi.
Lihat Juga :