Sifat Antiinflamasi Air Hidrogen Bisa Bantu Pulihkan Kondisi Kehilangan Penciuman
Rabu, 03 Februari 2021 - 18:08 WIB
Selain menjadi salah satu gejala Covid-19, anosmia juga dapat ditimbulkan karena penyakit lain, mulai dari infeksi saluran napas atas seperti influenza (common cold), alergi, rhinosinusitis, hingga ke tumor di rongga hidung.
"Penyebab seseorang dapat mengalami anosmia sangat banyak, sehingga harus dibuktikan etiologi anosmia untuk mengobati masalah utamanya. Anosmia ini dapat terjadi saat tubuh mengalami peradangan, mulai dari saluran napas atas hingga ke dalam paru-paru," jelas dr. Bintang yang pernah tergabung sebagai tim dokter ASEAN GAMES 2018.
Air hidrogen, tambah dr. Bintang, memiliki efek antiinflamasi (anti peradangan) yang dapat dikonsumsi tanpa efek samping saat digunakan dalam jumlah besar di dalam tubuh sehingga mempermudah mengurangi peradangan sel-sel dan proses penyembuhan dapat dicapai dengan waktu yang lebih singkat. Selain dapat diminum, air hidrogen juga dapat digunakan dengan cara inhalasi.
“Dengan cara inhalasi, air hidrogen mampu langsung masuk ke dalam saluran pernapasan dan masuk ke dalam rongga paru-paru hingga ke bagian paru-paru yang paling kecil sehingga pertukaran oksigen lebih lancar dan air hidrogen dapat masuk dengan lancar ke seluler pembuluh darah," jelasnya lagi.
Leonardo Wiesan, founder perusahaan LiveWell Global, distributor generator portabel air dan inhaler hidrogen, Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler mengatakan, di Indonesia, mengonsumsi air hidrogen untuk bantu kesehatan sudah mulai dikenal luas masyarakat.
"Penyebab seseorang dapat mengalami anosmia sangat banyak, sehingga harus dibuktikan etiologi anosmia untuk mengobati masalah utamanya. Anosmia ini dapat terjadi saat tubuh mengalami peradangan, mulai dari saluran napas atas hingga ke dalam paru-paru," jelas dr. Bintang yang pernah tergabung sebagai tim dokter ASEAN GAMES 2018.
Air hidrogen, tambah dr. Bintang, memiliki efek antiinflamasi (anti peradangan) yang dapat dikonsumsi tanpa efek samping saat digunakan dalam jumlah besar di dalam tubuh sehingga mempermudah mengurangi peradangan sel-sel dan proses penyembuhan dapat dicapai dengan waktu yang lebih singkat. Selain dapat diminum, air hidrogen juga dapat digunakan dengan cara inhalasi.
“Dengan cara inhalasi, air hidrogen mampu langsung masuk ke dalam saluran pernapasan dan masuk ke dalam rongga paru-paru hingga ke bagian paru-paru yang paling kecil sehingga pertukaran oksigen lebih lancar dan air hidrogen dapat masuk dengan lancar ke seluler pembuluh darah," jelasnya lagi.
Leonardo Wiesan, founder perusahaan LiveWell Global, distributor generator portabel air dan inhaler hidrogen, Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler mengatakan, di Indonesia, mengonsumsi air hidrogen untuk bantu kesehatan sudah mulai dikenal luas masyarakat.
Lihat Juga :