Para Nakes Tenang Ya! Pemotongan Insentif Belum Final, Kok
Kamis, 04 Februari 2021 - 10:59 WIB
"Mengenai hal itu masih dikoordinasikan Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan. Anggaran kesehatan tahun 2021 awalnya Rp169,7 triliun. Namun dengan perkembangan Covid-19 yang masih sangat dinamis, diperlukan alokasi yang lebih besar. Saat ini diperkirakan akan naik menjadi Rp254 triliun," kata Askolani saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (4/3/2021). ( Baca juga:Sekjen PBB Galang Tekanan Global, Pastikan Kudeta Myanmar Gagal )
Kata dia, fokus pemerintah 2021 tetap pada penanganan Covid melalui 3T (testing tracing dan treatment termasuk isolasi), vaksinasi dan penerapan disiplin protokol kesehatan. Sedangkan, ukungan untuk tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid dan tenaga yang melakukan vaksinasi dan penerapan disiplin kesehatan akan tetap diprioritaskan, disesuaikan dengan perkembangan dan dinamika Covid.
"Kemenkeu bersama Kemenkes masih terus melakukan penghitungan rencana belanja detail dengan perkembangan dinamis ini sehingga dukungan untuk penanganan Covid dapat terpenuhi di th 2021 ini," tandasnya.
Kata dia, fokus pemerintah 2021 tetap pada penanganan Covid melalui 3T (testing tracing dan treatment termasuk isolasi), vaksinasi dan penerapan disiplin protokol kesehatan. Sedangkan, ukungan untuk tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid dan tenaga yang melakukan vaksinasi dan penerapan disiplin kesehatan akan tetap diprioritaskan, disesuaikan dengan perkembangan dan dinamika Covid.
"Kemenkeu bersama Kemenkes masih terus melakukan penghitungan rencana belanja detail dengan perkembangan dinamis ini sehingga dukungan untuk penanganan Covid dapat terpenuhi di th 2021 ini," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :