Tetap Tumbuh di Akhir 2020, Industri-Industri Ini Kebal Pandemi
Senin, 08 Februari 2021 - 14:09 WIB
"Dari banyaknya sektor industri yang terimbas pandemi Covid-19, sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tetap memiliki demand tinggi sehingga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian," sebut Menperin.
Selanjutnya, industri makanan dan minuman tumbuh 1,66% pada kuartal IV/2020. Menurut Agus, sektor tersebut merupakan salah satu sektor yang memiliki permintaan tinggi ketika pandemi Covid-19. Sebab, masyarakat perlu mengonsumsi asupan yang berkualitas untuk menjaga kesehatan.
"Industri makanan dan minuman merupakan sektor yang sangat potensial untuk terus dipacu, sektor ini kami proyeksikan agar mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional," imbuhnya.
Selain itu, subsektor manufaktur yang juga memberikan kontribusi positif pada kuartal IV/2020 meliputi industri semen dan industri otomotif. Pada periode tersebut, untuk industri semen mencatatkan produksi semen sebesar 18,53 juta ton atau naik 2,91%. Pengadaan semen dalam negeri pada periode tersebut meningkat sebesar 18,06 juta ton atau 3,11%.
Baca Juga: Eks Waketum Gerindra: Anies Baswedan Terkuat, Hanya Bisa Disaingi Gibran
Selanjutnya, industri makanan dan minuman tumbuh 1,66% pada kuartal IV/2020. Menurut Agus, sektor tersebut merupakan salah satu sektor yang memiliki permintaan tinggi ketika pandemi Covid-19. Sebab, masyarakat perlu mengonsumsi asupan yang berkualitas untuk menjaga kesehatan.
"Industri makanan dan minuman merupakan sektor yang sangat potensial untuk terus dipacu, sektor ini kami proyeksikan agar mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional," imbuhnya.
Selain itu, subsektor manufaktur yang juga memberikan kontribusi positif pada kuartal IV/2020 meliputi industri semen dan industri otomotif. Pada periode tersebut, untuk industri semen mencatatkan produksi semen sebesar 18,53 juta ton atau naik 2,91%. Pengadaan semen dalam negeri pada periode tersebut meningkat sebesar 18,06 juta ton atau 3,11%.
Baca Juga: Eks Waketum Gerindra: Anies Baswedan Terkuat, Hanya Bisa Disaingi Gibran
Lihat Juga :