Anggaran Dipotong Rp6,33 Triliun, Mau Tahu Apa Fokus Kementan Tahun Ini
Senin, 08 Februari 2021 - 15:14 WIB
"Memasuki tahun 2021 ini, pembangunan nasional masih akan menghadapi berbagai tantangan khususnya akibat pandemi Covid-19. Pada tahun ini, pemerintah memprioritaskan pada pembangunan kesehatan agar segera keluar dari pandemi dan mendorong daya beli masyarakat di pedesaan," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Senin (8/2/2021).
Dia memaparkan, dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional 2021, Kementan juga dituntut untuk berperan aktif khususnya dalam memperkuat sistem ketahanan pangan, revitalisasi UMKM dan mendorong ekonomi pedesaan, mendukung pembangunan ramah lingkungan melalui pengembangan energi baru terbarukan, dan memitigasi perubahan iklim yang ada.
Baca Juga: APBN 2021 Dikritisi Belum Kedepankan Skenario Pemulihan
Dalam rangka merespon tantangan pembangunan nasional tersebut, Kementan memiliki lima program utama yang meliputi program ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas, program nilai tambah dan daya saing industri, program riset dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Selanjutnya, program pendidikan dan pelatihan vokasi, dan program dukungan manajemen.
"Salah satu program prioritas dalam rangka akses dan konsumsi pangan berkualitas adalah melalui peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai serta pangan lokal termasuk mendukung food estate," jelasnya.
Dia memaparkan, dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional 2021, Kementan juga dituntut untuk berperan aktif khususnya dalam memperkuat sistem ketahanan pangan, revitalisasi UMKM dan mendorong ekonomi pedesaan, mendukung pembangunan ramah lingkungan melalui pengembangan energi baru terbarukan, dan memitigasi perubahan iklim yang ada.
Baca Juga: APBN 2021 Dikritisi Belum Kedepankan Skenario Pemulihan
Dalam rangka merespon tantangan pembangunan nasional tersebut, Kementan memiliki lima program utama yang meliputi program ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas, program nilai tambah dan daya saing industri, program riset dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Selanjutnya, program pendidikan dan pelatihan vokasi, dan program dukungan manajemen.
"Salah satu program prioritas dalam rangka akses dan konsumsi pangan berkualitas adalah melalui peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai serta pangan lokal termasuk mendukung food estate," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :