APBN 2021 Dikritisi Belum Kedepankan Skenario Pemulihan

Senin, 23 November 2020 - 14:13 WIB
loading...
APBN 2021 Dikritisi...
APBN 2021 dinilai belum mengedapnakn skenario pemulihan ekonomi pada tahun depan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 dinilai membutuhkan perbaikan. Pasalnya, struktur prioritas APBN tahun 2021 dinilai terdapat skema anggaran yang tidak mengedepan skenario pemulihan ekonomi di tahun 2021.

Dalam APBN 2021 pendapatan negara ditetapkan sebesar Rp1.473,6 triliun atau turun sebesar -21,9% dibandingkan sebelum pandemi (normal). Dalam hal ini di tahun 2021 ekonomi diproyeksikan belum pulih sepenuhnya meski terdapat perbaikan dibandingkan Perpres 72 tahun 2020 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 54 tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN Tahun Anggaran 2020.

(Baca Juga: Pemulihan Ekonomi On The Track, Airlangga Main Gas dan Rem)

"Belanja negara pada tahun 2021 yang sebesar Rp2.750 triliun naik 8,3% dibandingkan sebelum pandemi (normal), dan terdapat kenaikan sebesar 0,39% dibandingan Perpres 72 tahun 2020," kata Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Namun sayangnya, kata dia, belanja transfer daerah ditinggalkan dalam fase pemulihan ekonomi, dimana dibandingkan sebelum pandemi -7,2% (APBN 2020). Lalu, menurutnya struktur prioritas APBN Tahun 2021 juga terdapat skema anggaran yang tidak mengedepan skenario pemulihan ekonomi tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
China Kembali Terjerat...
China Kembali Terjerat Deflasi, Tanda Ekonomi dalam Bahaya
Ekonomi China Bangkit...
Ekonomi China Bangkit Diluar Prediksi, Tumbuh 4,9% Kuartal III-2023
Presiden Prabowo Siapkan...
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Mahfud MD Ungkap Tegaknya...
Mahfud MD Ungkap Tegaknya Hukum dapat Membuat Perekonomian Tumbuh
Investasi di Jabar Tembus...
Investasi di Jabar Tembus Rp103 Triliun, Ridwan Kamil: Buah Pemikiran KPED
Rekomendasi
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved