Pupuk Langka, Mentan Akui Adanya Kemungkinan Permainan Distributor
Senin, 08 Februari 2021 - 17:16 WIB
"Pada tahun ini Pemerintah memprioritaskan pada pembangunan kesehatan agar segera keluar dari pandemi, dan secara bersamaan mendorong peningkatan daya beli masyarakat di perdesaan," jelasnya.
Baca Juga: Kado Bagi Petani, Kementan Tambah Alokasi Pupuk Bersubsidi di 2021
Lebih lanjut, Mentan membandingkan produktivitas produksi pertanian nasional dengan negara lain. Menurut data Organisasi Pangan Dunia (FAO) di India produktivitasnya hanya 3,8 ton per hektare, di Bangladesh 4,7 ton per hektare, di Thailand 3,09 ton per hektare, di Myanmar 3,9 ton per hektare, dan di Kamboja 3,5 ton per hektare.
"Apakah ini berhasil dan tidak berhasil, data ini harus dipertimbangkan. Kalau tidak ada pupuk, pasti turun di bawah 5 juta ton," bebernya.
Baca Juga: Kado Bagi Petani, Kementan Tambah Alokasi Pupuk Bersubsidi di 2021
Lebih lanjut, Mentan membandingkan produktivitas produksi pertanian nasional dengan negara lain. Menurut data Organisasi Pangan Dunia (FAO) di India produktivitasnya hanya 3,8 ton per hektare, di Bangladesh 4,7 ton per hektare, di Thailand 3,09 ton per hektare, di Myanmar 3,9 ton per hektare, dan di Kamboja 3,5 ton per hektare.
"Apakah ini berhasil dan tidak berhasil, data ini harus dipertimbangkan. Kalau tidak ada pupuk, pasti turun di bawah 5 juta ton," bebernya.
(fai)
Lihat Juga :