Kisah Terpuruknya Pengusaha Travel, Beralih Usaha Ponsel dan Bangkit
Jum'at, 12 Februari 2021 - 00:32 WIB
Pandemi Covid-19 membawa dampak besar bagi pelaku usaha. Salah satunya Randy Permana, tatkala bisnis travel yang dirintisnya sejak 6 tahun lalu harus menelan kerugian ratusan jutaan rupiah. Foto/Dok
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membawa dampak besar bagi pelaku usaha , hingga tidak sedikit yang menutup lini usahanya dan memberhentikan karyawannya. Salah satunya Randy Permana yang merasakan efeknya dari Pandemi, tatkala bisnis travel yang dirintisnya sejak 6 tahun lalu harus menelan kerugian ratusan jutaan rupiah.
Pemuda asal Surabaya itu menceritakan, merugi sekitar Rp200 juta karena harus mengembalikan uang pelanggan dari menjual aset dan meminjam dari bank. Pasalnya, uang yang sudah diberikan pelanggannya dibayarkan kepada pihak travel.
"Saya berhutang bank karena untuk mengembalikan uang-uang dari peserta-peserta travel saya, agar mereka tidak rugi dan melihat saya orangnya bertanggung jawab, tapi mereka gak perlu tahu kalau saya berhutang bank," tuturnya.
Baca Juga: Jangkau Konsumen, Pelaku Usaha Andalkan Platform Penjualan Online Dengan sikap seperti itu, maka pelanggan pria yang akrab disapa Randyprmn di Instagram tersebut merasa tidak kecewa. Dan ketika ia mencoba menjual produk apapun kepada pelanggannya, maka produknya terbeli karena telah terbangun kepercayaan atau Trust Building.
Pemuda asal Surabaya itu menceritakan, merugi sekitar Rp200 juta karena harus mengembalikan uang pelanggan dari menjual aset dan meminjam dari bank. Pasalnya, uang yang sudah diberikan pelanggannya dibayarkan kepada pihak travel.
"Saya berhutang bank karena untuk mengembalikan uang-uang dari peserta-peserta travel saya, agar mereka tidak rugi dan melihat saya orangnya bertanggung jawab, tapi mereka gak perlu tahu kalau saya berhutang bank," tuturnya.
Baca Juga: Jangkau Konsumen, Pelaku Usaha Andalkan Platform Penjualan Online Dengan sikap seperti itu, maka pelanggan pria yang akrab disapa Randyprmn di Instagram tersebut merasa tidak kecewa. Dan ketika ia mencoba menjual produk apapun kepada pelanggannya, maka produknya terbeli karena telah terbangun kepercayaan atau Trust Building.
Lihat Juga :