Wamenparekraf Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Terus Berinovasi di Tengah Pandemi
Jum'at, 12 Februari 2021 - 19:44 WIB
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo , mendorong pelaku ekonomi kreatif Tanah Air untuk terus berinovasi dan adaptif terutama di situasi pandemi seperti sekarang ini.
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat memberikan sambutan secara virtual di acara raihan penghargaan rekor MURI sinetron "Tukang Ojek Pengkolan (TOP)" sebagai "Sinetron dengan Jumlah Produksi Episode Terpanjang yakni Mencapai 2.662 episode", Kamis (11/2/2021), mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti pelaku ekonomi kreatif dalam hal ini pelaku film mampu bertahan dengan berinovasi di sisi alur cerita. Bahkan menciptakan tren baru, serta kemampuan adaptasi dan kolaborasi yang baik antara para kru dan pemainnya.
“Saya yakin hal-hal ini dimiliki oleh 'Tukang Ojek Pengkolan' karena telah mencapai episode ke-2.662 dan tentunya dengan kinerjanya menjadi pilihan penonton televisi di Indonesia,” kata Angela, Jumat (12/2/2021). ( Baca juga:Wamenparekraf Optimis GeNose Akan Bangkitkan Kembali Sektor Ekonomi Kreatif )
Raihan ini tentu sangat membanggakan bagi para pemain dan kru TOP. Terlebih mereka dapat bertahan di masa pandemi Covid-19.
“Saya yakin ada kerja keras seluruh pemain, kru, dan pelaku-pelaku ekonomi kreatif yang terlibat. Terutama akibat pandemi Covid-19 banyak industri yang terpuruk, namun melalui televisi dan konten, pelaku ekonomi kreatif tetap bisa berkarya dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.
Angela berharap industri televisi dan konten dapat memberikan hiburan positif dan menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta semakin meningkatkan kesejahteraan para pelakunya. Kemenparekraf/Baparekraf dikatakannya akan terus menghadirkan program yang dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku ekonomi kreatif, khususnya film.
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat memberikan sambutan secara virtual di acara raihan penghargaan rekor MURI sinetron "Tukang Ojek Pengkolan (TOP)" sebagai "Sinetron dengan Jumlah Produksi Episode Terpanjang yakni Mencapai 2.662 episode", Kamis (11/2/2021), mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti pelaku ekonomi kreatif dalam hal ini pelaku film mampu bertahan dengan berinovasi di sisi alur cerita. Bahkan menciptakan tren baru, serta kemampuan adaptasi dan kolaborasi yang baik antara para kru dan pemainnya.
“Saya yakin hal-hal ini dimiliki oleh 'Tukang Ojek Pengkolan' karena telah mencapai episode ke-2.662 dan tentunya dengan kinerjanya menjadi pilihan penonton televisi di Indonesia,” kata Angela, Jumat (12/2/2021). ( Baca juga:Wamenparekraf Optimis GeNose Akan Bangkitkan Kembali Sektor Ekonomi Kreatif )
Raihan ini tentu sangat membanggakan bagi para pemain dan kru TOP. Terlebih mereka dapat bertahan di masa pandemi Covid-19.
“Saya yakin ada kerja keras seluruh pemain, kru, dan pelaku-pelaku ekonomi kreatif yang terlibat. Terutama akibat pandemi Covid-19 banyak industri yang terpuruk, namun melalui televisi dan konten, pelaku ekonomi kreatif tetap bisa berkarya dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.
Angela berharap industri televisi dan konten dapat memberikan hiburan positif dan menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta semakin meningkatkan kesejahteraan para pelakunya. Kemenparekraf/Baparekraf dikatakannya akan terus menghadirkan program yang dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku ekonomi kreatif, khususnya film.
Lihat Juga :