Movieland KEK Lido City Harapan Baru Kebangkitkan Pariwisata Indonesia
Senin, 15 Februari 2021 - 07:02 WIB
“Kawasan Lido bisa jadi kawasan wisata yang sangat menjanjikan, dari gunung all the way sampai dengan ke laut. Pembangunannya mudah sekali karena infrastruktur sudah ada semua. Tinggal bangun jalan tol ke pantai selatan, dan di tengahnya bisa dimanfaatkan sebagai kawasan industri,” jelasnya.
Dengan demikian, investor akan datang berbondong-bondong. Sehingga pemerintah tidak perlu investasi lagi. ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) tidak perlu lagi keluar uang. “Ada third party dari luar maupun dalam negeri yang siap. Saya yakin seyakin-yakinnya kawasan ini akan berkembang pesat,” tandasnya.
Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo optimistis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) bangkit pasca pandemi Covid-19. Pasalnya, meski badai pandemi masih menghantam dunia, sektor pariwisata sejatinya memiliki peluang besar untuk dikembangkan.
Berkaca dari data pegerakan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2019, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif hingga menyentuh angka 16,11 juta wisatawan dengan perolehan devisa hingga Rp280 triliun. “Dan ini sebenarnya bisa dikembangkan lagi mengingat di ASEAN sendiri pada tahun yang sama mencatat 133,1 juta kunjungan wisman,” ujarnya.
Baca Juga : Bangkit dari Pandemi, Sandiaga Garap Potensi Pariwisata Berbasis Vaksin
Untuk itu, Angela Tanoesoedibjo memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada MNC Group yang berinisiatif membangun creative hub bertajuk Movieland di Kawasan Ekonomi Kreatif Lido City , Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Kehadiran Movieland dan KEK Lido City merupakan salah satu harapan baru untuk kebangkitkan parekraf di Indonesia. Apalagi kawasan ini mengkolaborasikan unsur entertainment dan hospitality. Sehingga nantinya bisa dinikmati oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara,” paparnya.
Dengan demikian, investor akan datang berbondong-bondong. Sehingga pemerintah tidak perlu investasi lagi. ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) tidak perlu lagi keluar uang. “Ada third party dari luar maupun dalam negeri yang siap. Saya yakin seyakin-yakinnya kawasan ini akan berkembang pesat,” tandasnya.
Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo optimistis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) bangkit pasca pandemi Covid-19. Pasalnya, meski badai pandemi masih menghantam dunia, sektor pariwisata sejatinya memiliki peluang besar untuk dikembangkan.
Berkaca dari data pegerakan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2019, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif hingga menyentuh angka 16,11 juta wisatawan dengan perolehan devisa hingga Rp280 triliun. “Dan ini sebenarnya bisa dikembangkan lagi mengingat di ASEAN sendiri pada tahun yang sama mencatat 133,1 juta kunjungan wisman,” ujarnya.
Baca Juga : Bangkit dari Pandemi, Sandiaga Garap Potensi Pariwisata Berbasis Vaksin
Untuk itu, Angela Tanoesoedibjo memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada MNC Group yang berinisiatif membangun creative hub bertajuk Movieland di Kawasan Ekonomi Kreatif Lido City , Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Kehadiran Movieland dan KEK Lido City merupakan salah satu harapan baru untuk kebangkitkan parekraf di Indonesia. Apalagi kawasan ini mengkolaborasikan unsur entertainment dan hospitality. Sehingga nantinya bisa dinikmati oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara,” paparnya.
Lihat Juga :