Antam Bidik Pertumbuhan Kinerja Produksi dan Penjualan di Tahun 2021
Senin, 15 Februari 2021 - 10:46 WIB
Untuk komoditas bijih nikel, Perseroan menargetkan total produksi bijih nikel sebesar 8,44 juta wet metric ton (wmt), meningkat 77 persen dibandingkan capaian produksi bijih nikel unaudited tahun 2020 sebesar 4,76 juta wmt.
Peningkatan produksi bijih nikel tersebut akan digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel ANTAM dan mendukung penjualan kepada pelanggan domestik.
Sedangkan total penjualan bijih nikel ANTAM tahun 2021 ditargetkan sebesar 6,71 juta wmt, meningkat 104 persen dibandingkan capaian penjualan bijih nikel unaudited tahun 2020 sebesar 3,30 juta wmt. "Peningkatan target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri," kata dia.
(Baca juga: Larry Flynt Meninggal, Sosok Bos Industri Porno yang Klaim Baik Hati )
Untuk komoditas emas, Kunto menyebut, Antam menargetkan produksi di tahun 2021 sebesar 1,37 ton emas dari tambang emas Pongkor dan Cibaliung dengan tingkat penjualan emas mencapai 18 ton emas.
Peningkatan produksi bijih nikel tersebut akan digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel ANTAM dan mendukung penjualan kepada pelanggan domestik.
Sedangkan total penjualan bijih nikel ANTAM tahun 2021 ditargetkan sebesar 6,71 juta wmt, meningkat 104 persen dibandingkan capaian penjualan bijih nikel unaudited tahun 2020 sebesar 3,30 juta wmt. "Peningkatan target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri," kata dia.
(Baca juga: Larry Flynt Meninggal, Sosok Bos Industri Porno yang Klaim Baik Hati )
Untuk komoditas emas, Kunto menyebut, Antam menargetkan produksi di tahun 2021 sebesar 1,37 ton emas dari tambang emas Pongkor dan Cibaliung dengan tingkat penjualan emas mencapai 18 ton emas.
Lihat Juga :