Said Iqbal Tantang Direksi Buktikan di Pengadilan Soal Kesehatan Keuangan BPJSTK
Senin, 15 Februari 2021 - 23:25 WIB
"Tentu BPJSTK masih bisa bayar klaim dari peserta, arus kasnya masih lancar, masih ada 95%. Dia pasti sehat, tiap bulan iuran masuk. Satu-satunya lembaga keuangan yang pasti sehat adalah BPJS karena uang keluar lebih kecil dari uang masuk," cetus Said.
Jika dibilang saham-sahamnya BPJSTK menguntungkan, dari Rp486,3 triliun dana investasi menghasilkan keuntungan lebih dari Rp32 triliun per tahun, atau 7,38%. "Kenapa harus untungnya 7,38%? Tahun-tahun sebelumnya, sebelum 2019 misal, itu dua digit, bisa tembus 10%. Kalau dibilang ada fluktuasi saham, itulah yang harus digali Kejagung dan BPK. Kenapa dari dua digit ke satu digit? ada indikasi dugaan korupsi pula," imbuhnya. ( Baca juga:Rayakan 17 Tahun Karier, Geisha Kolaborasi Dul Jaelani Bawakan Rencana Hebat )
Said menyebutkan bahwa KSPI menunggu hasil pemeriksaan lebih lengkap dari Kejagung dan BPK. "Kalau direksi BPJSTK masih berkilah bahwa uang buruh aman, lalu BPJSTK menyabet opini WTP 4 tahun berturut-turut, berkilah sehat, ya sudah buktikan nanti di sidang tipikor. Buktikan di depan Kejagung," pungkasnya.
Jika dibilang saham-sahamnya BPJSTK menguntungkan, dari Rp486,3 triliun dana investasi menghasilkan keuntungan lebih dari Rp32 triliun per tahun, atau 7,38%. "Kenapa harus untungnya 7,38%? Tahun-tahun sebelumnya, sebelum 2019 misal, itu dua digit, bisa tembus 10%. Kalau dibilang ada fluktuasi saham, itulah yang harus digali Kejagung dan BPK. Kenapa dari dua digit ke satu digit? ada indikasi dugaan korupsi pula," imbuhnya. ( Baca juga:Rayakan 17 Tahun Karier, Geisha Kolaborasi Dul Jaelani Bawakan Rencana Hebat )
Said menyebutkan bahwa KSPI menunggu hasil pemeriksaan lebih lengkap dari Kejagung dan BPK. "Kalau direksi BPJSTK masih berkilah bahwa uang buruh aman, lalu BPJSTK menyabet opini WTP 4 tahun berturut-turut, berkilah sehat, ya sudah buktikan nanti di sidang tipikor. Buktikan di depan Kejagung," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :