Menteri Teten Ungkap 6 Program demi Transformasi UMKM dan Koperasi Modern
Selasa, 16 Februari 2021 - 17:11 WIB
Serta mendorong pengembangan layanan pemasaran terintegrasi bagi KUMKM melalui Program SPARC. "Juga peningkatan rasio kewirausahaan yang saat ini 3,47% menjadi 3,55%," ulasnya.
Dari keenam program pengembangan KUMKM tersebut, lanjut Teten, diwujudkan ke dalam kegiatan nyata. Di antaranya dengan mendekatkan akses rantai pasok nasional dan global bagi koperasi dan UMKM, melakukan pengembangan kegiatan usaha berbasis klaster, serta digitalisasi Koperasi dan UMKM.
"Dalam mendorong terwujudnya digitalisasi UMKM dan koperasi untuk bersaing secara kompetitif, kami telah melakukan beberapa strategi," tandas Teten. ( Baca juga:Para Tokoh ASEAN Kecam Kudeta Militer di Myanmar )
Strategi itu adalah dengan menghadirkan edukukm, penciptaan reseller produk lokal, program belanja di warung tetangga, mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia melalui laman produk UMKM lokal melalui LKPP, Padi, Siplah dan KUKMHub di marketplace.
Teten berharap Universitas Prasetya Mulya menjadi langkah dukungan penumbuhan kewirausahaan di Indonesia, serta menghasilkan wirausaha yang tangguh, inovatif, kreatif, dan berdaya saing tinggi. "Juga mampu menciptakan dampak sosial dengan meningkatnya harkat dan martabat taraf hidup masyarakat," imbuh Teten.
Dari keenam program pengembangan KUMKM tersebut, lanjut Teten, diwujudkan ke dalam kegiatan nyata. Di antaranya dengan mendekatkan akses rantai pasok nasional dan global bagi koperasi dan UMKM, melakukan pengembangan kegiatan usaha berbasis klaster, serta digitalisasi Koperasi dan UMKM.
"Dalam mendorong terwujudnya digitalisasi UMKM dan koperasi untuk bersaing secara kompetitif, kami telah melakukan beberapa strategi," tandas Teten. ( Baca juga:Para Tokoh ASEAN Kecam Kudeta Militer di Myanmar )
Strategi itu adalah dengan menghadirkan edukukm, penciptaan reseller produk lokal, program belanja di warung tetangga, mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia melalui laman produk UMKM lokal melalui LKPP, Padi, Siplah dan KUKMHub di marketplace.
Teten berharap Universitas Prasetya Mulya menjadi langkah dukungan penumbuhan kewirausahaan di Indonesia, serta menghasilkan wirausaha yang tangguh, inovatif, kreatif, dan berdaya saing tinggi. "Juga mampu menciptakan dampak sosial dengan meningkatnya harkat dan martabat taraf hidup masyarakat," imbuh Teten.
(uka)
Lihat Juga :