Bunga Tinggi dan Situasi Tak Pasti, Pengusaha Pikir-Pikir Mau Pinjam ke Bank
Minggu, 21 Februari 2021 - 10:10 WIB
Menurutnya, ini menjadi salah satu faktor penyebab selama pandemi ini kredit belum terserap dengan baik oleh dunia usaha. Pengusaha masih khawatir belum adanya kepastian pandemi ini berakhir.
Baca Juga: Suku Bunga Turun Lagi, Tapi UMKM Belum Minat Pinjam Duit ke Bank
"Kami berharap dengan dilaksanakan beberapa tahapan pengendalian Covid-19 dapat memberikan hasil yang baik. Lalu ujungnya akan semakin menggairahkan dunia usaha untuk dapat melakukan ekspansi bisnis," katanya.
Tidak hanya itu dia juga mengomentari faktor perbankan seperti kehati-hatian dari bank dalam menyalurkan kredit dan lebih selektif memilih debitur. "Juga bunga yang diberikan oleh perbankan ke dunia usaha masih belum mendapatkan keringanan suku bunga. Masih banyak bank yang memberikan rate di dua digit," keluhnya.
Senada Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman menyatakan bahwa penurunan suku bunga acuan BI akan berdampak positif bila suku bunga kredit bank mengikuti. "Sering kali penurunan kredit bank lambat sekali," ujar Adhi yang dihubungi terpisah.
Baca Juga: Suku Bunga Turun Lagi, Tapi UMKM Belum Minat Pinjam Duit ke Bank
"Kami berharap dengan dilaksanakan beberapa tahapan pengendalian Covid-19 dapat memberikan hasil yang baik. Lalu ujungnya akan semakin menggairahkan dunia usaha untuk dapat melakukan ekspansi bisnis," katanya.
Tidak hanya itu dia juga mengomentari faktor perbankan seperti kehati-hatian dari bank dalam menyalurkan kredit dan lebih selektif memilih debitur. "Juga bunga yang diberikan oleh perbankan ke dunia usaha masih belum mendapatkan keringanan suku bunga. Masih banyak bank yang memberikan rate di dua digit," keluhnya.
Senada Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman menyatakan bahwa penurunan suku bunga acuan BI akan berdampak positif bila suku bunga kredit bank mengikuti. "Sering kali penurunan kredit bank lambat sekali," ujar Adhi yang dihubungi terpisah.
Lihat Juga :