Diskon PPnBM Disebut Tak Berdampak ke Ekonomi, Indef: Fokus Aja ke Penanganan Pandemi
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:23 WIB
Indef memberikan sentilan pedas kepada pemerintah dengan menerangkan, bahwa insentif PPnBM untuk kendaraan bermotor tidak akan mendongkrak ekonomi nasional. Foto/Dok
JAKARTA - Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti menilai bahwa insentif terhadap Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor tidak akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional . Hal ini Ia kemukakan berdasarkan simulasi menggunakan Computable General Equilibrium (CGE).
"Tidak akan berdampak pada perekonomian. Jadi tidak ada dampak ekonomi. Simulasi ini saya pakai CBE dari Litbang Kemenperin," katanya dalam diskusi INDEF secara virtual, Selasa (23/2/2021).
Baca Juga: Menko Airlangga Beri Relaksasi PPnBM, Survei: Publik Sambut Positif!
Ia memaparkan bahwa kebijakan inin terhadap GDP rill tidak ada dampaknya, yakni nol persen. Kemudian, kepada konsumsi rill rumah tangga hanya 0,1 persen. Lalu, pengeluaran rill agregat investasi juga nol persen.
"Tidak akan berdampak pada perekonomian. Jadi tidak ada dampak ekonomi. Simulasi ini saya pakai CBE dari Litbang Kemenperin," katanya dalam diskusi INDEF secara virtual, Selasa (23/2/2021).
Baca Juga: Menko Airlangga Beri Relaksasi PPnBM, Survei: Publik Sambut Positif!
Ia memaparkan bahwa kebijakan inin terhadap GDP rill tidak ada dampaknya, yakni nol persen. Kemudian, kepada konsumsi rill rumah tangga hanya 0,1 persen. Lalu, pengeluaran rill agregat investasi juga nol persen.
Lihat Juga :