APBN Boncos Rp45,7 T di Awal 2021, Sri Mulyani: Bekerja Keras Tahan Pukulan Pandemi
Selasa, 23 Februari 2021 - 16:45 WIB
Baca Juga: Sekarang, Defisit APBN Dianggap Sebagai Isu Remahan
Kata dia dampak pandemi covid-19 berimbas luar biasa terhadap perekonomian. Akibatnya, APBN harus bekerja ekstra keras untuk menjaga ekonomi tetap stabil. "APBN kita sebagai instrumen fiskal bekerja luar biasa keras menahan pukulan pandemi," bebernya.
Dia menambahkan, beda 2008 lalu guncangan ada di lembaga keuangan sedangkan Covid-19 guncanganya langsung ke akar rumput. "APBN bekerja sangat cepat dan tepat untuk menahan guncangan pukulan Covid-19 ke perekonomian dan ke masyarakat. Dampaknya ke kuartal III langsung ada pemulihan dan pembalikan dari pemburukan ekonomi bisa dilakukan," tandasnya.
Kata dia dampak pandemi covid-19 berimbas luar biasa terhadap perekonomian. Akibatnya, APBN harus bekerja ekstra keras untuk menjaga ekonomi tetap stabil. "APBN kita sebagai instrumen fiskal bekerja luar biasa keras menahan pukulan pandemi," bebernya.
Dia menambahkan, beda 2008 lalu guncangan ada di lembaga keuangan sedangkan Covid-19 guncanganya langsung ke akar rumput. "APBN bekerja sangat cepat dan tepat untuk menahan guncangan pukulan Covid-19 ke perekonomian dan ke masyarakat. Dampaknya ke kuartal III langsung ada pemulihan dan pembalikan dari pemburukan ekonomi bisa dilakukan," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :