DP Rumah & Mobil Suka-suka, Ini Risikonya!

Selasa, 23 Februari 2021 - 20:11 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menilai kebijakan uang muka atau DP 0 persen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga kendaraan bermotor membahayakan perbankan. Pasalnya perbankan bakal terbebani risiko kredit yang lebih besar karena banyak yang tidak membayar tagihan.

"Saat ini Non Performing Loan (NPL) perbankan masih aman di kisaran 3 persen, itu karena ada kebijakan relaksasi yang membuat debitur yang terdampak Covid-19 masuk dalam kategori lancar. Tapi di 2022, setelah relaksasi ini selesai maka risiko atas kredit yang disalurkan (loan at risk) akan naik" katanya dalam diskusi Indef secara virtual, Selasa (23/2/2021).



Baca Juga: Cuti Bersama 2021 Dipangkas, DP Mobil 0% Mubazir!

Ia menjelaskan, ketika relaksasi selesai NPL perbankan bisa double digit, bahkan kemungkinannya 23 persen tidak tertagih. Hal itu tentu menimbulkan risiko tinggi bagi perbankan. Sebab, dengan DP 0 persen maka tidak ada jaminan bagi bank.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!