Stop Nyinyir, Relaksasi PPnBm Diberikan Agar 1,5 Juta Orang Tidak Nganggur

Kamis, 25 Februari 2021 - 17:17 WIB
Untuk itu, lanjut Lutfi, pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi PPnBM agar masyarakat dapat berbelanja mobil sehingga stok yang ada habis. Dengan begitu pabrik pembuatan mobil dapat bergeliat kembali.

"Seumpama kita tidak memberikan insentif dan membiarkan stok lama menumpuk, mereka(Agen Pemegang Merek/APM) akan menutup pabriknya," jelasnya.

Baca Juga: Darmaningtyas : Dulu Jokowi Kritisi PPnBM LCGC Sekarang Setujui PPnBM

Jika pemerintah membiarkan pabrik industri otomotif ditutup, lanjut dia, maka akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran. Industri otomotif terbilang mempekerjakan banyak pekerja.

"Kenapa kita memilih insentif diberikan ke industri otomotif, karena banyak mempekerjakan orang. ada sebesar 1,5 juta pekerja, bahkan lebih," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!