Pilih Mana? Uang Digital ala BI, atau Bitcoin yang Penuh Risiko
Selasa, 02 Maret 2021 - 23:05 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Peminat dan popularitas cryptocurrency semakin meningkat di dunia dan Indonesia. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) sedang mengkaji untuk menerbitkan uang digital.
Bank Indonesia tengah berancang-ancang mengeluarkan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau mata uang digital. Ini merupakan sebuah representasi digital dari uang yang menjadi simbol kedaulatan negara atau sovereign currency. ( Baca juga:Sah! BI Terbitkan Aturan DP 0% untuk Rumah dan Kendaraan )
Pengamat ekonomi dari Indef Nailul Huda menduga uang digital yang akan dikeluarkan BI memiliki tujuan untuk mengontrol peredaran elektronik payment. Selama ini, masyarakat sudah terlanjur familiar dengan cryptocurrency, seperti bitcoin.
Bitcoin dan lain-lain menjadi ladang baru investasi bagi penduduk dunia. Miliarder Elon Musk baru-baru ini membuat geger dunia. Dia menyatakan telah memborong bitcoin sebesar Rp21 triliun.
Nailul mengungkapkan ada banyak faktor yang membuat cryptocurrency memikat. Misalnya, pada kuartal III-2019, kenaikan bitcoin sempat mencapai 325%. Namun, bitcoin dan lain-lain itu dikeluarkan oleh swasta dan sulit dikontrol oleh pemerintah.
Bank Indonesia tengah berancang-ancang mengeluarkan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau mata uang digital. Ini merupakan sebuah representasi digital dari uang yang menjadi simbol kedaulatan negara atau sovereign currency. ( Baca juga:Sah! BI Terbitkan Aturan DP 0% untuk Rumah dan Kendaraan )
Pengamat ekonomi dari Indef Nailul Huda menduga uang digital yang akan dikeluarkan BI memiliki tujuan untuk mengontrol peredaran elektronik payment. Selama ini, masyarakat sudah terlanjur familiar dengan cryptocurrency, seperti bitcoin.
Bitcoin dan lain-lain menjadi ladang baru investasi bagi penduduk dunia. Miliarder Elon Musk baru-baru ini membuat geger dunia. Dia menyatakan telah memborong bitcoin sebesar Rp21 triliun.
Nailul mengungkapkan ada banyak faktor yang membuat cryptocurrency memikat. Misalnya, pada kuartal III-2019, kenaikan bitcoin sempat mencapai 325%. Namun, bitcoin dan lain-lain itu dikeluarkan oleh swasta dan sulit dikontrol oleh pemerintah.
Lihat Juga :