Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan

Jum'at, 05 Maret 2021 - 16:08 WIB
"Objektif yang ingin kami capai, di antaranya adalah peritel tidak melakukan fungsi produksi bahan pokok (bapok) terkecuali private label," ungkap Roy.

Selain itu, objektif lainnya adalah peritel tidak menjadi pengontrol utama atas ketersediaan bapok, tetapi dapat sharing data demand bapok di ritel modern. "Peritel ingin menjadi price leader dalam menjaga kestabilan harga dan fixed price. Juga menjaga tingkat inflasi yang wajar," tambahnya.

Ke depannya, lanjut Roy, distribution center (DC)peritel dapat berpotensi dan bertransformasi menjadi SRG atau PDR/PDP, agar DC peritel efisien dan efektif. ( Baca juga:Profil Robby Abbas, Mucikari Kelas Kakap yang Sudah ‘Jual’ Hampir 200 Wanita Cantik Indonesia )

Maka dari itu, Aprindo pun merumuskan beberapa masukan dan saran dalam rapat kerja tersebut. Pertama, adalah road map kolaborasi distribusi bapok nasional antara pemerintah dan kementerian/lembaga(K/L) dengan para stakeholders arkestra.

Mereka juga menyarankan digitalisasi total untuk e-distribusi bapok, serta akselerasi teknologi demi ketahanan bapok. "Kami juga menyarankan penegakan hukum yang lebih tegas dalam rantai pasok bapok, serta lahan produksi yang controllable," pungkas Roy.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!