Dapat Pendanaan Rp2,4 Triliun, SiCepat Bakal Kian Gesit Bantu UMKM

Jum'at, 05 Maret 2021 - 22:19 WIB
Perusahaan yang telah membukukan laba tersebut akan melakukan investasi lebih lanjut dalam memperluas layanan logistik dan infrastrukturnya. Saat ini SiCepat Ekspres menyediakan layanan penjemputan (first-mile) & pengiriman (last-mile), pergudangan (fulfillment center), layanan pendukung perdagangan (commerce-enabling services), distribusi online dan logistik jarak menengah (middle-mile Logistic).

Dengan penataan layanan logistik unik seperti ini, SiCepat Ekspres dianggap sebagai salah satu dari sedikit pemain di pasar logistik Indonesia yang menyediakan layanan logistik terintegrasi untuk ekonomi zaman baru (new economy) ini yang melayani segmen pasar e-commerce dan social commerce.

Sementara itu Sebastian Togelang, Managing Partner & Direktur Kejora Capital, menegaskan pertumbuhan e-commerce di Indonesia pada tahun 2020 mencapai sebesar Rp460 triliun dengan proyeksi peningkatan sebesar 21% di tahun 2025. “Kami sangat percaya bahwa SiCepat Ekspres akan tumbuh dan berkembang pesat seiring dengan berkembangnya pasar e-commerce yang telah menyumbangkan 25% dari total perekonomian digital,” tambahnya.

Di awal tahun 2014 ketika SiCepat Ekspres didirikan, perusahaan ekspedisi ini hanya melayani UMKM (pasar social commerce) yang tersedia di social media. Kemudian memperluas jaringan ke seluruh Indonesia dan mengembangkan teknologi untuk menyediakan layanan pengantaran dan penjemputan paket di beberapa platform e-commerce. ( Baca juga:Usai KLB, Partai Demokrat Bakal Tentukan Sikap ke Pemerintah )

Pada tahun 2020 SiCepat Ekspres telah mengirimkan lebih dari 1,4 juta paket per hari dengan lebih dari 97% tingkat layanan untuk pengiriman satu hari sampai di tempat tujuan. Hal ini menjadikan SiCepat Ekspres menjadi pilihan utama para UMKM dalam memilih layanan ekspedisi, karena layanan terbaiknya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!