Hadirnya Dana Abadi SWF RI Bikin BUMN Karya Makin Pede, Sejauh Mana?
Senin, 08 Maret 2021 - 18:52 WIB
Sejak akhir tahun lalu, Taufik katakan, manajemen Waskita telah melakukan diskusi intensif secara informal dengan tim dari INA, sebutan lain untuk LP yakni Indonesia Investment Authority (INA).
"Dengan telah dilantiknya pengurus dari INA, Waskita berharap proses tersebut dapat segera berlanjut ke tahap berikutnya dan transaksi divestasi beberapa ruas tol kepada INA dapat terlaksana paling lambat Semester 2 tahun ini," katanya
Manajemen menilai, skema asset recycle diharapkan berupa skema jual beli tunai. Selain itu, saat ini pemerintah sedang fokus untuk meningkatkan pembangunan bendungan dan infrastruktur air di Indonesia.
Senada, PT Hutama Karya (Persero) juga menyambut positif pembentukan LPI yang memiliki kapasitas keuangan yang besar sehingga dapat menjadi salah satu alternatif solusi pembiayaan dalam menyelesaikan penugasan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Baca Juga: Dana Abadi SWF RI Ditarget Tarik Investasi Awal hingga Rp300 Triliun
"Dengan telah dilantiknya pengurus dari INA, Waskita berharap proses tersebut dapat segera berlanjut ke tahap berikutnya dan transaksi divestasi beberapa ruas tol kepada INA dapat terlaksana paling lambat Semester 2 tahun ini," katanya
Manajemen menilai, skema asset recycle diharapkan berupa skema jual beli tunai. Selain itu, saat ini pemerintah sedang fokus untuk meningkatkan pembangunan bendungan dan infrastruktur air di Indonesia.
Senada, PT Hutama Karya (Persero) juga menyambut positif pembentukan LPI yang memiliki kapasitas keuangan yang besar sehingga dapat menjadi salah satu alternatif solusi pembiayaan dalam menyelesaikan penugasan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Baca Juga: Dana Abadi SWF RI Ditarget Tarik Investasi Awal hingga Rp300 Triliun
Lihat Juga :