Maknyus! Emiten Investasi Sandiaga Uno Dulang Laba Rp8,82 Triliun

Rabu, 10 Maret 2021 - 10:38 WIB
“Kami bersyukur di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19, Saratoga berhasil menjaga momentum pertumbuhannya dan meraih kinerja yang baik. Sebagai perusahaan investasi yang memiliki pengalaman panjang di Indonesia, Saratoga mengutamakan prinsip kehati-hatian dengan mengelola semua risiko dan secara konsisten menerapkan strategi diversifikasi. Pendekatan ini yang terbukti menjaga kami tetap kokoh di tengah ketidakpastian dan membuat kami cepat tanggap dalam merespons segala perubahan yang dinamis,” ujar Michael dalam keterangan tertulis, Rabu (10/3/2021).

Sepanjang 2020, Saratoga berfokus pada pengembangan strategi perusahaan untuk mempertahankan ketahanan operasional selama pandemi, baik pada perusahaan induk maupun seluruh perusahaan investasi. Target ketahanan operasional ini terbukti dapat dicapai dengan baik.

Pada tahun 2020 nilai investasi Saratoga di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 120%menjadi Rp10,18 triliun dan nilai investasi di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) tumbuh 56% menjadi Rp12,64 triliun. ( Baca juga:Propam Belum Terima Laporan Intel Polres Ancam Pengurus Demokrat )

Saratoga juga berhasil membukukan pendapatan dividen di tahun 2020 sebesar Rp750 milliar, yang dikontribusikan oleh PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar Rp215 miliar, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) Rp214 miliar, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) sebesar Rp210 miliar, dan PT Provident Agro Tbk (PALM) sebesar Rp105 miliar.

Saratoga Investama Sedaya mencatatkan liabilitas sebesar Rp3,65 triliun dan ekuitas Rp31,39 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp35,04 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp26,65 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!