Hati-hati Investasi Emas, Masa Kejayaannya Sudah Memudar

Jum'at, 12 Maret 2021 - 12:52 WIB
Ilustrasi emas. Foto/Dok SINDOphoto/Eko Purwanto
MEDAN - Pengamat ekonomi Gunawan Benjamin menyebut masa kejayaan emas sudah berakhir pasca kenaikan yang sangat signifikan sejak pandemi Covid-19 . Itu terjadi karena kegiatan ekonomi yang kini mulai menggeliat.

Gunawan menyebut, stimulus ekonomi Amerika Serikat (AS) yang membuat pasar keuangan global dibanjiri oleh likuiditas Dolar AS sebelumnya telah membuat harga emas naik. Namun, kondisinya saat ini berbalik. Stimulus fiskal sebanyak Rp27.000 triliun di AS berpeluang membuat harga emas turun dalam jangka panjang.



Baca juga: Ada Hari Kejepit, Harga Emas Jadi Terimpit

Namun, kata Gunawan, persoalannya bukan pada stimulus tersebut melainkan tingkat inflasi yang terjadi di AS. Dimana tingkat inflasi tersebut menunjukan ekonomi AS tengah mengalami ekspansi.

"Data ekonomi yang muncul belakangan ini juga cukup optimis dalam menopang kinerja ekonomi AS dalam jangka panjang. Data inflasi, ketenagakerjaan, pengangguran hingga data ekonomi lain membuktikan pemulihan mulai terlihat," sebut Gunawan, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Menperin Bawa Sekeranjang Oleh-oleh dari Negeri Sakura, Apa Saja?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!