Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara Bisa Pengaruhi Bursa Saham Global
Senin, 15 Maret 2021 - 08:08 WIB
"Kenaikan yield obligasi pemerintah USA berpeluang mendorong naiknya biaya pinjaman. Rotasi ini mungkin akan terus terjadi dalam beberapa bulan kedepan dan cenderung sentimennya naik turun seiring dengan perubahan Yield oblgiasi pemerintah USA," bebernya.
Lalu Imbal hasil Treasury 10-tahun USA kembali naik 10 basis poin menjadi 1,64%. Ini merupakan level tertinggi sejak Februari 2020 dan mendorong suku bunga acuan 2021 ke level 0,92%. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah USA telah mendorong investor untuk menjual saham-saham teknologi di Nasdaq.
Baca Juga: Kominfo: Vaksin AstraZeneca Sudah Dapat Ijin Penggunaan Darurat BPOM
Kenaikan suku bunga yang tajam dapat memberikan tekanan yang sangat besar pada saham-saham teknologi dengan pertumbuhan tinggi karena mengurangi potensi keuntungan di masa depan.
"Bank Sentral USA atau The Fed juga dianggap kurang dovish sehingga dianggap sebagai ancaman terbesar bagi aset berisiko," tandasnya.
Lalu Imbal hasil Treasury 10-tahun USA kembali naik 10 basis poin menjadi 1,64%. Ini merupakan level tertinggi sejak Februari 2020 dan mendorong suku bunga acuan 2021 ke level 0,92%. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah USA telah mendorong investor untuk menjual saham-saham teknologi di Nasdaq.
Baca Juga: Kominfo: Vaksin AstraZeneca Sudah Dapat Ijin Penggunaan Darurat BPOM
Kenaikan suku bunga yang tajam dapat memberikan tekanan yang sangat besar pada saham-saham teknologi dengan pertumbuhan tinggi karena mengurangi potensi keuntungan di masa depan.
"Bank Sentral USA atau The Fed juga dianggap kurang dovish sehingga dianggap sebagai ancaman terbesar bagi aset berisiko," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :