Dua Rumah Strategi Perberasan ala Bappenas

Senin, 22 Maret 2021 - 22:23 WIB
Kedua, adalah senantiasa meningkatkan ketersediaan tanaman pangan dan juga berdasarkan geografi pangan hasil dari laut secara berkelanjutan untuk menjamin stabilitas stok dan harga kebutuhan pokok.

Ketiga, yaitu meningkatkan produktivitas. Produktivitas tetap menjadi acuan dari pemerintah bekerja maupun mengintervensi melalui sumber daya yang ada, baik produktivitas sumber daya pertanian maupun produktivitas sumber daya manusia yang berkelanjutan. Termasuk di dalamnya adalah menjamin kepastian pasar, implementasi teknologi digitalisasi pertanian, yang semuanya itu merupakan salah satu fondasi dari ketersediaan akses dan kualitas.

“Dari empat fondasi tersebut kita memerlukan adanya perbaikan tata kelola sistem pangan nasional. Jadi, ini istilah bahasa Inggrisnya jika diterjemahkan itu adalah food goverments. Itu semua lima fondasi. Itu yang insyaAllah menjamin terwujudnya pilar ketersediaan, akses, dan kualitas konsumsi pangan saat pemerintah mengintervensi, baik regulasi maupun sumber daya yang lain,” ujar Anang.

Lanjut dia, pilar yang kedua adalah butuh adanya nilai tambah. Oleh karena itu, nilai tambah merupakan salah satu pilar dari mengembangkan pangan dan pertanian dan utamanya juga kalau bicara beras. ( Baca juga:Riot-Tank, Tank Tempur Batman di Justice League Snyder Cut )

“Itu saya sebutkan di sini kegiatan yang paling prioritas adalah membangun industri pengelolaan berbasis pertanian, kehutanan, perikanan, kelautan, dan non-agro yang terintegrasi hulu dan hilir. Jadi, karena ini sudah merupakan afirmatif yang dilindungi oleh Perpres maka jadi salah satu tugas utama pemerintah untuk melaksanakannya,” ucap Anang.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!