Serius Garap Pasar Notebook, Sharp Akan Hadirkan Produk di Bawah Harga Rp7 Juta
Selasa, 23 Maret 2021 - 13:35 WIB
Guna menjawab tantangan dari keadaan pasar notebook di Indonesia, kata Ardy, Sharp Indonesia melalui Dynabook menghadirkan beberapa varian produk, mulai dari harga Rp8 juta hingga Rp16 juta yang menargetkan kelas menengah dan premium. Ke depannya Sharp Indonesia siap untuk memperluas pangsa pasarnya dengan masuk ke pangsa pasar notebook di bawah Rp7 juta.
Menyasar generasi muda dan juga pelajar, Dynabook kata Ardy akan mengembangkan penjualan melalui kanal online maupun offline store. Selain itu Sharp juga berencana untuk memperluas pangsa pasar melalui toko-toko elektronik rekanan di pusat-pusat perbelanjaan elektronik.
Melihat jajaran produk notebook di Indonesia, kata Ardy, Dynabook memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing melalui keunggulan-keunggulan produknya.
Baca juga: Hai Gamer, Kini Sudah Ada Televisi Khusus Gaming di Indonesia
“Saat ini Dynabook merupakan satu-satunya merek notebook Jepang yang ada di Indonesia. Hal ini tentu menjadi pembeda yang dapat meningkatkan value dari Dynabook, ditunjang dengan kualitas dan durabilitas khas Jepang tentu akan menjadi pertimbangan bagi konsumen dalam memilih sebuah produk notebook dan laptop,” ujar Ardy.
Menyasar generasi muda dan juga pelajar, Dynabook kata Ardy akan mengembangkan penjualan melalui kanal online maupun offline store. Selain itu Sharp juga berencana untuk memperluas pangsa pasar melalui toko-toko elektronik rekanan di pusat-pusat perbelanjaan elektronik.
Melihat jajaran produk notebook di Indonesia, kata Ardy, Dynabook memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing melalui keunggulan-keunggulan produknya.
Baca juga: Hai Gamer, Kini Sudah Ada Televisi Khusus Gaming di Indonesia
“Saat ini Dynabook merupakan satu-satunya merek notebook Jepang yang ada di Indonesia. Hal ini tentu menjadi pembeda yang dapat meningkatkan value dari Dynabook, ditunjang dengan kualitas dan durabilitas khas Jepang tentu akan menjadi pertimbangan bagi konsumen dalam memilih sebuah produk notebook dan laptop,” ujar Ardy.
Lihat Juga :