Kisah Agusta Membuka Usaha Tie Dye Berkat Kursus Prakerja
Jum'at, 26 Maret 2021 - 21:36 WIB
Berbekal keinginan untuk belajar, Agusta menemukan kursus membuat tie dye yang bersertifikat di Pintaria, sebuah platform kursus online yang juga merupakan mitra Kartu Prakerja. Foto/Dok
JAKARTA - Pandemi yang memaksa sebagian besar kalangan untuk diam di rumah membuat industri fashion beradaptasi. Kondisi ini membuka peluang bagi munculnya pakaian santai yang tetap fashionable saat dipakai Work From Home atau WFH. Pelaku usaha pakaian kemudian ramai-ramai memunculkan kembali tren motif jumputan atau tie dye dengan corak dan warna yang beragam, di atas kain rayon yang ringan dan nyaman digunakan.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 16 Resmi Dibuka, Berikut Syarat Daftar & Ketentuannya
Lihat saja dalam sebuah platform e-commerce, ketika diketik ‘tie dye set’ hampir 44 ribu item bisa dipilih. Belum lagi kata kunci serupa yang berhubungan dengan pakaian WFH, pakaian santai, atau piyama tie dye dan semacamnya.
Harpers Bazaar melansir tren tie dye masih akan terus eksis di tahun 2021 ini. Bahkan banyak desainer fashion dunia membuat koleksi tie dye untuk koleksi musim semi 2021. Sebut saja Christoper Kane, Tom Ford hingga Christian Dior.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 16 Resmi Dibuka, Berikut Syarat Daftar & Ketentuannya
Lihat saja dalam sebuah platform e-commerce, ketika diketik ‘tie dye set’ hampir 44 ribu item bisa dipilih. Belum lagi kata kunci serupa yang berhubungan dengan pakaian WFH, pakaian santai, atau piyama tie dye dan semacamnya.
Harpers Bazaar melansir tren tie dye masih akan terus eksis di tahun 2021 ini. Bahkan banyak desainer fashion dunia membuat koleksi tie dye untuk koleksi musim semi 2021. Sebut saja Christoper Kane, Tom Ford hingga Christian Dior.
Lihat Juga :