Ramai-Ramai Geber Pemasaran Digital Lewat Medsos
Jum'at, 26 Maret 2021 - 08:06 WIB
Media sosial semakin diakui menjadi salah satu sarana promosi digital yang sangat efektif. Untuk memanfaatkannya tidak sedikit brand yang membuat official account untuk brand, yang kemudian memanfaatkannya untuk membuat postingan yang dapat memengaruhi customer tentang sebuah produk. Brand es krim Aice misalnya, akun instagrammnya memiliki 180 ribu followers dan telah memposting lebih dari 800 konten yang sangat menarik.
Saskia Damanik, Digital Manager Aice Group Holding Pte. Ltd mengatakan, brand yang hadir di Indonesia di awal 2015 itu, untuk memaksimalkan pemasaran digital melalui instagram, di tahun 2019 mulai mengubah inovasi pemasaran dengan menggaet talent di bidangnya untuk memproduksi konten yang menarik.
Konten apa yang akan disuguhkan dan bagaimana membuatnya, Aice menggandeng agency untuk melakukan riset. Kemudian melakukan mapping konten yang bertujuan untuk mencari dan membuat konten yang sesuai dengan permintaan netizen. Dengan demikian konten yang disuguhkan relevan dengan keinginan customer.
Pemasaran digital juga tidak menutup kemungkinan dilakukan oleh produk bangunan, Citicon misalnya, yang dikenal sebagai brand bata ringan, memanfaatkan platform digital seperti instagram, hingga platform webinar untuk memberikan edukasi kepada para pelanggan, mulai dari end user, distributor, hingga pemilik toko.
“Kami mengisi dengan edukasi seperti meletakan bata, membagun rumah, selama pandemi kan banyak yang stay at home. Kami juga mentutorialkan cara mengeset ruangan seperti ruang dapur dan lain-lain,” jelas Dini Sari, Marketing Manager PT Citicon Nusantara Industries.
Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengatakan, berbagai aktivitas digital yang dilakukan sejumlah brand tersebut menjadi poin penting, bahwa semakin meningkatkan aktvitas digital di kalangan masyarakat menuntut sebuah brand untuk hadir di ranah digital, dan melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan brand awarenes di ranah digital. Kuncinya adalah brand harus beradaptasi dengan melakukan promosi di ranah digital, kreatif dalam membuat konten, dan mengembangkan teknologi untuk mempermudah dalam melayani customer.
Saskia Damanik, Digital Manager Aice Group Holding Pte. Ltd mengatakan, brand yang hadir di Indonesia di awal 2015 itu, untuk memaksimalkan pemasaran digital melalui instagram, di tahun 2019 mulai mengubah inovasi pemasaran dengan menggaet talent di bidangnya untuk memproduksi konten yang menarik.
Konten apa yang akan disuguhkan dan bagaimana membuatnya, Aice menggandeng agency untuk melakukan riset. Kemudian melakukan mapping konten yang bertujuan untuk mencari dan membuat konten yang sesuai dengan permintaan netizen. Dengan demikian konten yang disuguhkan relevan dengan keinginan customer.
Pemasaran digital juga tidak menutup kemungkinan dilakukan oleh produk bangunan, Citicon misalnya, yang dikenal sebagai brand bata ringan, memanfaatkan platform digital seperti instagram, hingga platform webinar untuk memberikan edukasi kepada para pelanggan, mulai dari end user, distributor, hingga pemilik toko.
“Kami mengisi dengan edukasi seperti meletakan bata, membagun rumah, selama pandemi kan banyak yang stay at home. Kami juga mentutorialkan cara mengeset ruangan seperti ruang dapur dan lain-lain,” jelas Dini Sari, Marketing Manager PT Citicon Nusantara Industries.
Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengatakan, berbagai aktivitas digital yang dilakukan sejumlah brand tersebut menjadi poin penting, bahwa semakin meningkatkan aktvitas digital di kalangan masyarakat menuntut sebuah brand untuk hadir di ranah digital, dan melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan brand awarenes di ranah digital. Kuncinya adalah brand harus beradaptasi dengan melakukan promosi di ranah digital, kreatif dalam membuat konten, dan mengembangkan teknologi untuk mempermudah dalam melayani customer.
Lihat Juga :