Bukan Perkara Impor, Ini Biang Persoalan Beras Menurut AEPI

Minggu, 28 Maret 2021 - 12:00 WIB
"Sebetulnya impor atau tidak impor, menyerap produk petani domestik atau tidak, itu hanya sebagian kecil dari persoalan beras. Karena masalah beras sampai hari ini yang tidak disentuh pemerintah adalah kebijakannya tidak terintegrasi, terputus di sana sini," ujarnya ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (28/3/2021).

Menurut dia, pemerintah harus merancang ulang dan merumuskan kebijakan terkait beras agar tidak lagi terulang kejadian seperti ini. "Kalau tidak diselesaikan akan selalu begini," tuturnya.

Khudori melanjutkan, impor beras sebaiknya dilakukan di bulan September pada saat musim panen gadu. "Kalau kita menentukan pada September atau Agustus, itu di tangan sudah punya data kira-kira 85% produksi nasional apakah bagus atau tidak. Kalau tidak bagus dan kurang, ya putuskanlah impor," ungkapnya.

Baca juga: Luluh Lantak, Begini Detik-detik Usai Bom Bunuh Diri di Katedral Makasar Meledak

Menurut dia, saat ini impor beras bukanlah tindakan tepat mengingat sudah memasuki panen raya. "Kecuali, ada kejadian luar biasa seperti bencana alam, banjir, kekeringan," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!