Pembangunan Rumah Lewat FLPP Sudah Capai 1,1 Juta Unit
Rabu, 31 Maret 2021 - 20:52 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, hingga 2021 pembangunan 1 juta rumah dalam skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 1,1 juta unit. Program ini akan diteruskan sepanjang 2021.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut, anggaran FLPP tahun ini mencapai Rp16,2 triliun. Angka ini jauh lebih tinggi daripada anggaran tahun sebelumnya yakni Rp9,11 triliun.
"Kami di Kementerian PUPR, khususnya untuk pembangunan perumahan melalui skema FLPP dengan program 1 juta rumah sampai 2021 sudah terbangun 1,1 juta unit. Kemudian pada 2021 ini FLPP dialokasikan anggarannya jauh lebih besar dari tahun sebelumnya, sebesar kurang lebih Rp16,2 triliun dari tadinya hanya Rp9,011 triliun," ujar Basuki, Rabu (31/3/2021).
Baca Juga: Malu dan Tertekan, Keluarga Terduga Teroris Tulungagung: Nandur Pari Tukul Suket Teki
Program 1 juta rumah sendiri akan diserap oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) dengan persentase sebesar 90 persen. Saat ini, manajemen sudah menyerap sekitar 21.000 unit rumah dengan nilai sebesar Rp2,5 triliun. Secara agregat, total unit yang harus diserap sebanyak 157.500 rumah.
"Yang sudah terserap, sekitar Rp2,5 triliun sebanyak 21.000 unit rumah dengan target 157.500 unit rumah, itu belum termasuk rusun-rusun yang kita bangun melalui APBN," tutur dia.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut, anggaran FLPP tahun ini mencapai Rp16,2 triliun. Angka ini jauh lebih tinggi daripada anggaran tahun sebelumnya yakni Rp9,11 triliun.
"Kami di Kementerian PUPR, khususnya untuk pembangunan perumahan melalui skema FLPP dengan program 1 juta rumah sampai 2021 sudah terbangun 1,1 juta unit. Kemudian pada 2021 ini FLPP dialokasikan anggarannya jauh lebih besar dari tahun sebelumnya, sebesar kurang lebih Rp16,2 triliun dari tadinya hanya Rp9,011 triliun," ujar Basuki, Rabu (31/3/2021).
Baca Juga: Malu dan Tertekan, Keluarga Terduga Teroris Tulungagung: Nandur Pari Tukul Suket Teki
Program 1 juta rumah sendiri akan diserap oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) dengan persentase sebesar 90 persen. Saat ini, manajemen sudah menyerap sekitar 21.000 unit rumah dengan nilai sebesar Rp2,5 triliun. Secara agregat, total unit yang harus diserap sebanyak 157.500 rumah.
"Yang sudah terserap, sekitar Rp2,5 triliun sebanyak 21.000 unit rumah dengan target 157.500 unit rumah, itu belum termasuk rusun-rusun yang kita bangun melalui APBN," tutur dia.
Lihat Juga :