BGR Logistics Perkuat Layanan dengan Dukungan IT
Sabtu, 03 April 2021 - 10:55 WIB
Foto/dok
JAKARTA - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics terus mendorong industri logistik tahun 2021 sebagai indikator pemulihan perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19.
Direktur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo mengatakan saat ini layanan jasa BGR Logistics disupport dengan supply chain management yang dapat dijalankan perusahaan dengan implementasi information tehcnology (IT) berupa sistem ataupun aplikasi untuk mendukung layanan jasa yang dijalankan. Mulai dari proses order jasa sampai dengan barang milik pelanggan diantarkan kepada pelanggan akhir.
"Kami impelementasikan sistem layanan yang berbasis IT. Kami memiliki BGR Logistics Smart Warehouse. Saat armada memasuki kompleks pergudangan terdapat parking system yang mumpuni berbasis aplikasi, lalu jembatan timbang secara online system, pengelolaan gudang sudah menggunakan Warehouse Integrated Application," kata Kuncoro di Jakarta, Sabtu (3/4/2021). ( Baca juga:Pergerakan IHSG Berada dalam Ruang Gelap, Tahan Dulu! )
BGR memiliki gudang modern untuk barang atau produk fast moving consumers goods (FMCG) yang mampu menampung hingga 24.000 SKU. Pun punya layanan depo container yang mampu manampung hingga 10.000 kontainer dengan dukungan aplikasi yang dapat dipergunakan atau dipantau oleh pelanggan secara real time.
"Mobile dan permanent cold storage juga kami implementasikan system informasi, serta gudang multy purpose kami juga ada," lanjut Kuncoro.
Untuk monitoring pergerakan seluruh armada, BGR mengimplementasikan Fleets Integrated and Order Monitoring System (FIONA), sehingga informasi pergerakan armada dapat terpantau dan informasinya bisa diberikan secara real time kepada pelanggan.
Direktur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo mengatakan saat ini layanan jasa BGR Logistics disupport dengan supply chain management yang dapat dijalankan perusahaan dengan implementasi information tehcnology (IT) berupa sistem ataupun aplikasi untuk mendukung layanan jasa yang dijalankan. Mulai dari proses order jasa sampai dengan barang milik pelanggan diantarkan kepada pelanggan akhir.
"Kami impelementasikan sistem layanan yang berbasis IT. Kami memiliki BGR Logistics Smart Warehouse. Saat armada memasuki kompleks pergudangan terdapat parking system yang mumpuni berbasis aplikasi, lalu jembatan timbang secara online system, pengelolaan gudang sudah menggunakan Warehouse Integrated Application," kata Kuncoro di Jakarta, Sabtu (3/4/2021). ( Baca juga:Pergerakan IHSG Berada dalam Ruang Gelap, Tahan Dulu! )
BGR memiliki gudang modern untuk barang atau produk fast moving consumers goods (FMCG) yang mampu menampung hingga 24.000 SKU. Pun punya layanan depo container yang mampu manampung hingga 10.000 kontainer dengan dukungan aplikasi yang dapat dipergunakan atau dipantau oleh pelanggan secara real time.
"Mobile dan permanent cold storage juga kami implementasikan system informasi, serta gudang multy purpose kami juga ada," lanjut Kuncoro.
Untuk monitoring pergerakan seluruh armada, BGR mengimplementasikan Fleets Integrated and Order Monitoring System (FIONA), sehingga informasi pergerakan armada dapat terpantau dan informasinya bisa diberikan secara real time kepada pelanggan.
Lihat Juga :