Waskita Karya Tangani 108 Proyek Berjalan, Nilainya Rp66 Triliun
Kamis, 08 April 2021 - 18:20 WIB
Waskita Karya masih menangani 108 proyek berjalan dengan nilai total mencapai Rp66 triliun. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono mencatat, hingga Desember 2020 perseroan masih menangani 108 proyek berjalan dengan nilai total sebesar Rp66 triliun. Dari nilai tersebut sebanyak Rp39 triliun adalah sisa nilai kontrak yang telah disepakati sebelumnya dan Rp27 triliun merupakan nilai kontrak baru.
"Saat ini Waskita menangani 108 proyek yang sedang berjalan. Ini adalah komposisi kontrak Waskita yang ditangani saat ini," ujar Destiawan, Kamis (8/4/2021). Baca Juga: Bayar Utang Rp90 Triliun, Waskita Karya Jual Jalan Tol
Adapun, 108 proyek yang masih berjalan tersebut adalah proyek konektivitas infrastruktur yang pengerjaannya telah mencapai 49%, lalu proyek engineering, procurement, and construction (EPC) dan anak perusahaannya yang telah berjalan 25%. Kemudian, proyek gedung dengan pengerjaan 15%, dan proyek infrastruktur sumber daya air dengan tahapan pengerjaan sebesar 11%.
Proyek tersebut tersebar di Sumatera sebanyak 48 proyek, Jawa dan Bali 41 proyek, Kalimantan delapan proyek, Sulawesi 11 proyek, Nusa Tenggara satu proyek, dan Papua satu proyek. "Di masa pandemi kita masih bisa melanjutkan proyek-proyek strategis dengan tetap memenuhi protokol kesehatan," katanya.
"Saat ini Waskita menangani 108 proyek yang sedang berjalan. Ini adalah komposisi kontrak Waskita yang ditangani saat ini," ujar Destiawan, Kamis (8/4/2021). Baca Juga: Bayar Utang Rp90 Triliun, Waskita Karya Jual Jalan Tol
Adapun, 108 proyek yang masih berjalan tersebut adalah proyek konektivitas infrastruktur yang pengerjaannya telah mencapai 49%, lalu proyek engineering, procurement, and construction (EPC) dan anak perusahaannya yang telah berjalan 25%. Kemudian, proyek gedung dengan pengerjaan 15%, dan proyek infrastruktur sumber daya air dengan tahapan pengerjaan sebesar 11%.
Proyek tersebut tersebar di Sumatera sebanyak 48 proyek, Jawa dan Bali 41 proyek, Kalimantan delapan proyek, Sulawesi 11 proyek, Nusa Tenggara satu proyek, dan Papua satu proyek. "Di masa pandemi kita masih bisa melanjutkan proyek-proyek strategis dengan tetap memenuhi protokol kesehatan," katanya.
Lihat Juga :