Strategi Industri Jamu Agar Tetap 'Greng' Saat Pandemi
Jum'at, 09 April 2021 - 13:04 WIB
Menurut dia, pelaku industri jamu yang tidak membuat produk yang berkaitan dengan imunitas tubuh harus mengatur strategi agar tetap laku di pasaran. Bahkan, mereka menambah produk baru yang berkaitan dengan kekebalan tubuh.
"Ada industri yang masuk kategori jamu tetapi produksinya misalnya minyak oles, atau bahkan hanya ramuan yang tidak terkait dengan imunitas. Itu memang penjualannya turun drastis. Jadi dia harus menambah produk baru dan itu banyak sekali yang mendaftar di BPOM untuk produk seperti itu," jelasnya.
Baca juga: Kemenag Tegaskan Syarat Umrah Harus Vaksin Tersertifikasi WHO
Sebelumnya, Ranny optimistis industri jamu tahun ini bisa tumbuh 5% setelah tahun lalu merosot 30%. Menurut dia, masyarakat kini sudah semakin paham bahwa jamu terbukti baik untuk kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
"Ada industri yang masuk kategori jamu tetapi produksinya misalnya minyak oles, atau bahkan hanya ramuan yang tidak terkait dengan imunitas. Itu memang penjualannya turun drastis. Jadi dia harus menambah produk baru dan itu banyak sekali yang mendaftar di BPOM untuk produk seperti itu," jelasnya.
Baca juga: Kemenag Tegaskan Syarat Umrah Harus Vaksin Tersertifikasi WHO
Sebelumnya, Ranny optimistis industri jamu tahun ini bisa tumbuh 5% setelah tahun lalu merosot 30%. Menurut dia, masyarakat kini sudah semakin paham bahwa jamu terbukti baik untuk kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
(ind)
Lihat Juga :