Heboh Soal Daftar Ustad Kajian Ramadhan, Pelni Minta Maaf

Jum'at, 09 April 2021 - 20:47 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) PELNI buka suara terkait isu yang sedang ramai mengenai kegiatan pengajian yang dinilai radikal. Perseroan pun menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang ditimbulkan.

Saat ini manajemen sudah mengambil tindakan yang diperlukan. Serta menegaskan bahwa perseroan dalam menjalankan usahanya berpedoman pada nilai-nilai Pancasila dan selalu menegakkan komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taufik mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti persoalan ini secara serius dan objektif. Hal ini akan menjadi evakuasi perseroan.

“Kami telah melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang terkait langsung. Kami sekaligus meminta maaf kepada segenap stakeholder dan masyarakat atas kegaduhan yang terjadi. Ini akan menjadi evaluasi bagi kami untuk ke depannya," ujarnya dalam keteranganya, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Geger Dianggap Salah Undang Ustad Kajian, Pejabat Pelni Dipecat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!