Sigap Terapkan Prokes, Industri Sawit Mampu Bertahan di Tengah Pandemi
Selasa, 13 April 2021 - 04:54 WIB
Perkebunan sawit. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
JAKARTA - Harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) kembali bergerak menguat dan mencapai level tertingginya sejak 25 Maret lalu. Hal tersebut ditopang oleh tingginya ekspor dari Malaysia jelang perayaan Ramadan dan rally harga minyak, serta biji kedelai.
Presiden Direktur PT Triputra Agro Persada Tbk Tjandra Karya Hermanto mengungkapkan, sektor perkebunan kelapa sawit merupakan sektor yang relatif mampu bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.
“Sawit ini kan merupakan untuk konsumsi, makanan, dan juga energi. Jadi, di masa pandemi Covid-19 ini relatif menjadi sektor yang bisa bertahan,” ungkapnya dalam acara Market Review IDX Channel, Senin (12/4/2021).
Baca juga: Lawan Kampanye Negatif Sawit, BPDKS Tanamkan Info Positif ke Dunia Pendidikan
Presiden Direktur PT Triputra Agro Persada Tbk Tjandra Karya Hermanto mengungkapkan, sektor perkebunan kelapa sawit merupakan sektor yang relatif mampu bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.
“Sawit ini kan merupakan untuk konsumsi, makanan, dan juga energi. Jadi, di masa pandemi Covid-19 ini relatif menjadi sektor yang bisa bertahan,” ungkapnya dalam acara Market Review IDX Channel, Senin (12/4/2021).
Baca juga: Lawan Kampanye Negatif Sawit, BPDKS Tanamkan Info Positif ke Dunia Pendidikan
Lihat Juga :