Bir Bintang Rangkul Puluhan Pengrajin Lokal Produksi Masker Kain
Kamis, 21 Mei 2020 - 00:24 WIB
Bir Bintang memberikan donasi ke Palang Merah Indonesia. Foto/Dok.
JAKARTA - Menanggapi perkembangan situasi Covid-19 di Indonesia, Bir Bintang memproduksi 50.000 masker berbahan kain, bekerja sama dengan puluhan pengrajin lokal industri konfeksi di Bali yang usahanya saat ini sangat terdampak oleh melesunya industri pariwisata.
Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan atas imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker berbahan kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan di tengah upaya menahan laju penyebaran Covid-19.
"Produksi masker ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong kegiatan-kegiatan padat karya bagi para pekerja di bidang pariwisata, yang merupakan salah satu sektor yang merasakan dampak paling berat dari Covid-19. Kami berharap melalui inisiatif ini, Bir Bintang dapat mendukung ekonomi lokal yang sedang menurun, dan pada saat yang sama turut berkontribusi untuk kebutuhan masyarakat," ujar Direktur Marketing Bir Bintang Mariska van Drooge-Parlevliet di Jakarta, Rabu (20/5/2020).
Sementara itu, Koordinator Konfeksi Bali Rudolf Dethu mengatakan, inisiatif dari Bir Bintang tepat sasaran karena konfeksi memang salah satu bidang usaha yang sangat merasakan dampak dan terkapar akibat Covid-19. Pembuatan masker sebanyak 50.000 buah ini efektif mendongkrak gairah ekonomi UMKM di sektor usaha jahit, dan dampak positifnya dirasakan langsung oleh para penjahit.
Puluhan ribu masker kain polos akan didistribusikan secara gratis kepada konsumen serta para petugas di ribuan outlet penjualan Bir Bintang di Bali dan berbagai area lain yang tersebar di seluruh Indonesia, yang selama ini telah menjadi mitra bisnis dan mendukung Bir Bintang, termasuk di masa-masa sulit seperti ini.
Sejumlah masker juga akan dibagikan kepada para relawan PMI yang bekerja di lapangan, yang juga akan membantu distribusi masker kain ini kepada para pekerja informal atau pekerja esensial yang membutuhkan, seperti petugas kebersihan, penjual di pasar tradisional, serta petugas jasa pengantaran atau pengiriman barang.
Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan atas imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker berbahan kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan di tengah upaya menahan laju penyebaran Covid-19.
"Produksi masker ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong kegiatan-kegiatan padat karya bagi para pekerja di bidang pariwisata, yang merupakan salah satu sektor yang merasakan dampak paling berat dari Covid-19. Kami berharap melalui inisiatif ini, Bir Bintang dapat mendukung ekonomi lokal yang sedang menurun, dan pada saat yang sama turut berkontribusi untuk kebutuhan masyarakat," ujar Direktur Marketing Bir Bintang Mariska van Drooge-Parlevliet di Jakarta, Rabu (20/5/2020).
Sementara itu, Koordinator Konfeksi Bali Rudolf Dethu mengatakan, inisiatif dari Bir Bintang tepat sasaran karena konfeksi memang salah satu bidang usaha yang sangat merasakan dampak dan terkapar akibat Covid-19. Pembuatan masker sebanyak 50.000 buah ini efektif mendongkrak gairah ekonomi UMKM di sektor usaha jahit, dan dampak positifnya dirasakan langsung oleh para penjahit.
Puluhan ribu masker kain polos akan didistribusikan secara gratis kepada konsumen serta para petugas di ribuan outlet penjualan Bir Bintang di Bali dan berbagai area lain yang tersebar di seluruh Indonesia, yang selama ini telah menjadi mitra bisnis dan mendukung Bir Bintang, termasuk di masa-masa sulit seperti ini.
Sejumlah masker juga akan dibagikan kepada para relawan PMI yang bekerja di lapangan, yang juga akan membantu distribusi masker kain ini kepada para pekerja informal atau pekerja esensial yang membutuhkan, seperti petugas kebersihan, penjual di pasar tradisional, serta petugas jasa pengantaran atau pengiriman barang.
Lihat Juga :