Ekonom Indef Sebut 'Lebay' Proyeksi Pertumbuhan yang Disampaikan Erick Thohir
Minggu, 18 April 2021 - 19:00 WIB
Dia menyebut, permasalahan utama bukan pada banyaknya populasi, tapi seberapa cepat mobilitas bisa pulih. Sektor yang berperan penting seperti ritel, khususnya pusat perbelanjaan pun dinilai masih menunggu minat masyarakat untuk berbelanja di luar rumah.
"Jadi kunci utama untuk mencapai pertumbuhan tinggi adalah mengembalikan mobilitas. Tentu kembali ke target vaksin untuk mencapai herd immunity yang seharusnya diselesaikan tahun ini," ujar Bhima saat dimintai pendapatnya, Minggu (18/4/2021).
Ada beberapa langkah yang diyakini bisa dimanfaatkan pemerintah. Misalnya, momentum pemulihan ekonomi di negara tujuan ekspor seperti China dan Amerika Serikat harus dimanfaatkan. ( Baca juga:Spesifikasi Lengkap Suzuki Jimny 5 Pintu Terungkap )
"Tapi jangan terjebak pada supersiklus komoditas. Kenaikan ekspor sebaiknya diimbangi dengan produk manufaktur bernilai tambah. Ini pentingnya bauran kebijakan pemerintah untuk mengakselerasi sektor manufaktur," katanya.
Langkah berikut adalah pemberdayaan kelompok rentan miskin. Kelompok sosial ini dipandang membutuhkan anggaran perlindungan sosial dari pemerintah. "Jangan buru-buru dipangkas kalau ingin ekonomi segera tumbuh ke 5%," tutur dia.
"Jadi kunci utama untuk mencapai pertumbuhan tinggi adalah mengembalikan mobilitas. Tentu kembali ke target vaksin untuk mencapai herd immunity yang seharusnya diselesaikan tahun ini," ujar Bhima saat dimintai pendapatnya, Minggu (18/4/2021).
Ada beberapa langkah yang diyakini bisa dimanfaatkan pemerintah. Misalnya, momentum pemulihan ekonomi di negara tujuan ekspor seperti China dan Amerika Serikat harus dimanfaatkan. ( Baca juga:Spesifikasi Lengkap Suzuki Jimny 5 Pintu Terungkap )
"Tapi jangan terjebak pada supersiklus komoditas. Kenaikan ekspor sebaiknya diimbangi dengan produk manufaktur bernilai tambah. Ini pentingnya bauran kebijakan pemerintah untuk mengakselerasi sektor manufaktur," katanya.
Langkah berikut adalah pemberdayaan kelompok rentan miskin. Kelompok sosial ini dipandang membutuhkan anggaran perlindungan sosial dari pemerintah. "Jangan buru-buru dipangkas kalau ingin ekonomi segera tumbuh ke 5%," tutur dia.
(uka)
Lihat Juga :