Sandiaga Uno Yakinkan Pariwisata Bukan Bagian dari Masalah
Senin, 19 April 2021 - 10:51 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan melarang kegiatan mudik lebaran tahun ini yang efektif berlaku pada 6-17 Mei 2021. Ketika mudik lebaran dilarang, pemerintah justru memperbolehkan tempat-tempat wisata dibuka. Harapannya masyarakat yang tidak mudik dapat menikmati wahana wisata tanpa perlu pulang kampung.
Kebijakan membuka pariwisata kali ini memang diaggap kontradiktif oleh sebagian orang karena rasanya bertolak belakang dengan kebijakan-kebijakan yang lain, terutama larangan mudik.
“Kebijakan untuk meniadakan mudik diambil karena kita ingin mengurangi angka Covid-19 dalam bingkai PPKM skala mikro. Nah di dalam PPKM skala mikro tentunya mengacu kepada kebijakan dari pemerintah daerah setempat bagaimana dalam mengatur kegiatan masyarakat," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Tak Efektif, Larangan Mudik Hanya Mempan pada Kalangan Ini Saja
Kebijakan membuka pariwisata kali ini memang diaggap kontradiktif oleh sebagian orang karena rasanya bertolak belakang dengan kebijakan-kebijakan yang lain, terutama larangan mudik.
“Kebijakan untuk meniadakan mudik diambil karena kita ingin mengurangi angka Covid-19 dalam bingkai PPKM skala mikro. Nah di dalam PPKM skala mikro tentunya mengacu kepada kebijakan dari pemerintah daerah setempat bagaimana dalam mengatur kegiatan masyarakat," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Tak Efektif, Larangan Mudik Hanya Mempan pada Kalangan Ini Saja
Lihat Juga :