Ambyar! Laba Bersih Adhi Karya Babak Belur Rontok 96%
Rabu, 21 April 2021 - 15:55 WIB
Menurut Entus, capaian laba bersih ini tidak terlepas dari upaya efisiensi yang dilakukan perseroan. Bahkan efisiensi yang dilakukan ini sudah mencakup pada kebutuhan tambahan untuk penanganan pandemi covid 19 di lingkup perseroan. "Berbagai upaya efisiensi, sementara efisiensi ini harus bisa mengcover biaya yang muncul akibat penanganan pandemi di lingkungan Adhi Karya," jelasnya.
Sementara itu, dari sisi pendapatan sepanjang 2020 tercatat sebesar Rp 10,8 triliun. Angka itu juga turun 30% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019. "Pendapatan Rp10,8 triliun turun 30%. Laba kotor Rp1,7 triliun masih bisa kami pertahankan," ucapnya. Sementara itu, ekuitas perseroan juga mengalami penurunan dari Rp6,8 triliun menjadi Rp5,6 triliun. Hal ini terjadi karena perseroan menerapkan PSAK 72.
Baca Juga: Ini Bahayanya Jika Emak-emak Naik Motor Nyelonong Masuk Tol
Sedangkan, Arus Kas Operasi mengalamun positif sebesar Rp1,4 Triliun. Hal ini dikarenakan, adanya pembayaran proyek besar seperti Jalan Tol Sigli - Banda Aceh dan LRT Jabodebek. "Total aset Rp38 triliun dibandingkan sebelumnya Rp36,5 triliun kira-kira ada kenaikan Rp1,5 triliun. Dan alhamdulillah arus operasinya positif Rp1,4 triliun," ucapnya
Sementara itu, dari sisi pendapatan sepanjang 2020 tercatat sebesar Rp 10,8 triliun. Angka itu juga turun 30% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019. "Pendapatan Rp10,8 triliun turun 30%. Laba kotor Rp1,7 triliun masih bisa kami pertahankan," ucapnya. Sementara itu, ekuitas perseroan juga mengalami penurunan dari Rp6,8 triliun menjadi Rp5,6 triliun. Hal ini terjadi karena perseroan menerapkan PSAK 72.
Baca Juga: Ini Bahayanya Jika Emak-emak Naik Motor Nyelonong Masuk Tol
Sedangkan, Arus Kas Operasi mengalamun positif sebesar Rp1,4 Triliun. Hal ini dikarenakan, adanya pembayaran proyek besar seperti Jalan Tol Sigli - Banda Aceh dan LRT Jabodebek. "Total aset Rp38 triliun dibandingkan sebelumnya Rp36,5 triliun kira-kira ada kenaikan Rp1,5 triliun. Dan alhamdulillah arus operasinya positif Rp1,4 triliun," ucapnya
(nng)
Lihat Juga :