Percepat Migrasi ke Energi Terbarukan, Luhut: Kami Akan Kerja Keras
Kamis, 22 April 2021 - 11:50 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/Dok Kemenko Marves
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Indonesia sampai hari ini telah menjadi acuan efisien dalam mengelola Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menurut dia, energi fosil yang masih digunakan saat ini akan ditinggalkan dengan beralih ke EBT untuk menghindari pemanasan bumi. "Target ini akan terus kita dorong sehingga lebih cepat dari yang kami sebutkan sebelumnya yakni di tahun 2060. Pemerintah akan bekerja keras untuk ini," ujar Luhut pada acara konrefensi pers Grab Langkah Hijau secara virtual, Kamis (22/4/2021).
Baca juga: Tekad Luhut: Emisi Gas Rumah Kaca Susut 38% di 2030
Luhut juga mengajak kepada semua pihak lain untuk bahu-membahu agar Indonesia bisa zero emission dari yang ditargetkan sekarang. "Saya yakin target itu bisa tercapai. Presiden (Jokowi) ingin Indonesia menjadi bagian agar dunia lebih ramah lagi dan lebih hijau lagi," tandas dia.
Menurut dia, energi fosil yang masih digunakan saat ini akan ditinggalkan dengan beralih ke EBT untuk menghindari pemanasan bumi. "Target ini akan terus kita dorong sehingga lebih cepat dari yang kami sebutkan sebelumnya yakni di tahun 2060. Pemerintah akan bekerja keras untuk ini," ujar Luhut pada acara konrefensi pers Grab Langkah Hijau secara virtual, Kamis (22/4/2021).
Baca juga: Tekad Luhut: Emisi Gas Rumah Kaca Susut 38% di 2030
Luhut juga mengajak kepada semua pihak lain untuk bahu-membahu agar Indonesia bisa zero emission dari yang ditargetkan sekarang. "Saya yakin target itu bisa tercapai. Presiden (Jokowi) ingin Indonesia menjadi bagian agar dunia lebih ramah lagi dan lebih hijau lagi," tandas dia.
Lihat Juga :