Ramalan Minggu Depan, Sentimen India dan Amerika Tak Mempan Adang IHSG
Jum'at, 23 April 2021 - 20:03 WIB
"Ada potensi buat minggu depan kita akan melanjutkan penguatan," ujarnya pada closing market IDX Channel, Jumat (23/4/2021).
Menurut dia, dari dalam negeri sudah menunjukkan katalis positif dari data indeks keyakinan konsumen dan PMI. Katalis positif ini akan memberikan optimisme terhadap IHSG minggu depan. Di sisi lain, jumlah kasus positif Covid-19 di dalam negeri juga mulai menurun dan program vaksinasi berjalan lancar.
Sementara dari luar negeri, kebijakan Joe Biden untuk menaikan pajak capital gain membuat pasar equity Amerika Serikat menjadi kurang menarik. Adanya lonjakan kasus Covid-19 di India juga menjadi fokus investor sebab dapat menghambat pertumbuhan ekonomi di regional Asia.
Baca juga:Inilah Syarat-syarat Terbaik Bertaubat Menurut Syaikh Al Utsaimin
"Jadi ada katalis positif dan juga negatif. Kita lihat IHSG juga masih tertinggal dibandingkan Dow Jones yang sudah naik tinggi. Faktor penting lainnya adalah peringkat kredit Indonesia masih tetap pada posisi BBB+. Ini akan memberikan keyakinan kepada investor asing unutk kembali masuk ke pasar Indonesia," tandasnya.
Menurut dia, dari dalam negeri sudah menunjukkan katalis positif dari data indeks keyakinan konsumen dan PMI. Katalis positif ini akan memberikan optimisme terhadap IHSG minggu depan. Di sisi lain, jumlah kasus positif Covid-19 di dalam negeri juga mulai menurun dan program vaksinasi berjalan lancar.
Sementara dari luar negeri, kebijakan Joe Biden untuk menaikan pajak capital gain membuat pasar equity Amerika Serikat menjadi kurang menarik. Adanya lonjakan kasus Covid-19 di India juga menjadi fokus investor sebab dapat menghambat pertumbuhan ekonomi di regional Asia.
Baca juga:Inilah Syarat-syarat Terbaik Bertaubat Menurut Syaikh Al Utsaimin
"Jadi ada katalis positif dan juga negatif. Kita lihat IHSG juga masih tertinggal dibandingkan Dow Jones yang sudah naik tinggi. Faktor penting lainnya adalah peringkat kredit Indonesia masih tetap pada posisi BBB+. Ini akan memberikan keyakinan kepada investor asing unutk kembali masuk ke pasar Indonesia," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :