Dukung RUU EBT, Pertamina Siapkan 8 Inisiatif Strategis
Kamis, 29 April 2021 - 20:00 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mendukung hadirnya Rancangan Undang-Undang mengenai Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam rangka memastikan 8 (delapan) inisiatif strategis program green transition berjalan dengan baik. Regulasi yang bertujuan untuk mempercepat pemanfaatan EBT di Indonesia ini sedang dipersiapkan Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah. RUU tersebut tercantum dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2021 DPR dan ditargetkan tuntas tahun ini.
"Beberapa trend pada Sektor Oil & Gas serta Power mengalami akselerasi terutama untuk low carbon focus & policies dengan semakin besarnya tuntutan ESG serta green financing yang mendorong percepatan transisi energi menuju EBT," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam siaran pers, Kamis (29/4/2021).
Baca Juga: Cek Rekening, THR PNS Mulai Cair Hari Ini
Nicke melanjutkan, sambil menunggu RUU EBT, Pertamina tetap melanjutkan langkahnya dalam pengembangan EBT dengan 8 inisiatif. Pertama, memanfaatkan potensi kelapa sawit yang besar untuk berinvestasi dalam Proyek Green Refinery di Plaju, Dumai dan Cilacap. Melalui proses terbaik, Pertamina menghasilkan Biodiesel 30 dan Green Diesel D-100 dengan bahan baku minyak sawit, minyak terbarukan lainnya, dan minyak jelantah.
"Beberapa trend pada Sektor Oil & Gas serta Power mengalami akselerasi terutama untuk low carbon focus & policies dengan semakin besarnya tuntutan ESG serta green financing yang mendorong percepatan transisi energi menuju EBT," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam siaran pers, Kamis (29/4/2021).
Baca Juga: Cek Rekening, THR PNS Mulai Cair Hari Ini
Nicke melanjutkan, sambil menunggu RUU EBT, Pertamina tetap melanjutkan langkahnya dalam pengembangan EBT dengan 8 inisiatif. Pertama, memanfaatkan potensi kelapa sawit yang besar untuk berinvestasi dalam Proyek Green Refinery di Plaju, Dumai dan Cilacap. Melalui proses terbaik, Pertamina menghasilkan Biodiesel 30 dan Green Diesel D-100 dengan bahan baku minyak sawit, minyak terbarukan lainnya, dan minyak jelantah.
Lihat Juga :