Tinjau Panen di Malang, Presiden Jokowi Buktikan Produksi Padi Memuaskan
Jum'at, 30 April 2021 - 06:18 WIB
Presiden menegaskan upaya memastikan langsung produksi dan stok beras nasional saat ini sangat penting. Pasalnya, kebutuhan beras masyarakat merupakan agenda utama pemerintah yang harus dipenuhi dan menjadi dasar dalam mengambil kebijakan yang tepat yakni impor atau tidaknya.
“Sehingga, kalau itu betul-betul ada barangnya, ada padi yang dipanen dan muncul produksi menjadi beras sehingga mengenai jumlah betul-betul bisa dihitung. Oleh sebab itu kita tidak perlu yang namanya impor. Tapi itu hitungannya harus benar-benar pasti karena itu menyangkut masalah perut, masalah makan rakyat,” tegasnya.
(Baca juga:Jika Produksi Bagus, Sampai Akhir Tahun Pemerintah Tak Impor Beras)
Lebih lanjut Jokowi menyebutkan, berdasarkan informasi yang diperoleh langsung dengan berdiskusi bersama petani di lokasi panen, hasil panen petani memuaskan. Petani menanam padi varietas IPB3S dengan produksinya mencapai 12 ton GKP per ha.
“Ini hasil yang bagus sekali dan saya akan tindaklanjuti dengan IPB agar bisa dikembangkan dalam jumlah yang lebih besar lagi, sehingga ketahanan dan kedaulatan pangan benar-benar kita raih tanpa harus impor dari negara lain,” ungkapnya.
Menurut Presiden, ada beberapa hal yang dibutuhkan petani yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dan alat mesin pertanian. Petani meminta mesin panen, traktor dan alat mesin lainnya. “Saya rasa ini akan kita penuhi karena sangat dibutuhkan petani,” imbuh Jokowi.
“Sehingga, kalau itu betul-betul ada barangnya, ada padi yang dipanen dan muncul produksi menjadi beras sehingga mengenai jumlah betul-betul bisa dihitung. Oleh sebab itu kita tidak perlu yang namanya impor. Tapi itu hitungannya harus benar-benar pasti karena itu menyangkut masalah perut, masalah makan rakyat,” tegasnya.
(Baca juga:Jika Produksi Bagus, Sampai Akhir Tahun Pemerintah Tak Impor Beras)
Lebih lanjut Jokowi menyebutkan, berdasarkan informasi yang diperoleh langsung dengan berdiskusi bersama petani di lokasi panen, hasil panen petani memuaskan. Petani menanam padi varietas IPB3S dengan produksinya mencapai 12 ton GKP per ha.
“Ini hasil yang bagus sekali dan saya akan tindaklanjuti dengan IPB agar bisa dikembangkan dalam jumlah yang lebih besar lagi, sehingga ketahanan dan kedaulatan pangan benar-benar kita raih tanpa harus impor dari negara lain,” ungkapnya.
Menurut Presiden, ada beberapa hal yang dibutuhkan petani yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dan alat mesin pertanian. Petani meminta mesin panen, traktor dan alat mesin lainnya. “Saya rasa ini akan kita penuhi karena sangat dibutuhkan petani,” imbuh Jokowi.
Lihat Juga :