Dukung IPO BUMN, Anggota Komisi VI: Dorong Swasta Kelola Aset Rp8.000 Triliun
Sabtu, 01 Mei 2021 - 18:00 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian BUMN terus melakukan gebrakan kebijakan bagi perusahaan pelat merah. Salah satunya adalah melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) 14 BUMN.
Anggota Komisi VI DPR, Abdul Hakim Bafagih, menyebut, langkah Menteri BUMN Erick Thohir sejatinya merupakan upaya restrukturisasi atau perbaikan kinerja BUMN agar lebih progresif.
Baca juga:THR 'Disunat' Sri Mulyani, ASN Bikin Petisi
Dibandingkan dengan Menteri BUMN sebelumnya, sikap Erick dinilai lebih konkret. Dia berpandangan, IPO adalah salah satu metode restrukturisasi BUMN yang paling rasional karena dengan IPO BUMN dituntut untuk lebih profesional dan transparan.
"Dan mau tidak mau, harus menyesuaikan diri dengan iklim persaingan bisnis. Semua BUMN yang beroperasi secara komersial harusnya didorong untuk IPO,” Abdul Hakim, Sabtu (1/5/2021).
Tak tanggung-tanggung, kata Abdul, Komisi VI pun akan mendukung aksi korporasi mantan bos Inter Milan itu hingga terealisasi dalam waktu singkat atau kurang dari satu tahun ke depan.
Anggota Komisi VI DPR, Abdul Hakim Bafagih, menyebut, langkah Menteri BUMN Erick Thohir sejatinya merupakan upaya restrukturisasi atau perbaikan kinerja BUMN agar lebih progresif.
Baca juga:THR 'Disunat' Sri Mulyani, ASN Bikin Petisi
Dibandingkan dengan Menteri BUMN sebelumnya, sikap Erick dinilai lebih konkret. Dia berpandangan, IPO adalah salah satu metode restrukturisasi BUMN yang paling rasional karena dengan IPO BUMN dituntut untuk lebih profesional dan transparan.
"Dan mau tidak mau, harus menyesuaikan diri dengan iklim persaingan bisnis. Semua BUMN yang beroperasi secara komersial harusnya didorong untuk IPO,” Abdul Hakim, Sabtu (1/5/2021).
Tak tanggung-tanggung, kata Abdul, Komisi VI pun akan mendukung aksi korporasi mantan bos Inter Milan itu hingga terealisasi dalam waktu singkat atau kurang dari satu tahun ke depan.
Lihat Juga :