THR PNS Terkena Efisiensi, Ekonom: Keuangan Negara Patut Dipertanyakan

Selasa, 04 Mei 2021 - 15:21 WIB
Dia juga mengkritisi alokasi anggaran yang menurutnya dialokasikan ke sektor-sektor yang tidak terpengaruh oleh pandemi. Dia mencontohkan alokasi anggaran untuk kartu prakerja yang mencapai Rp20 triliun. Dari jumlah itu ada bagian untuk pengembang platform, baik platform penjual dan pemberi pelatihan. "Padahal mereka notabene tidak terkena dampak pandemi terlalu serius," katanya.

Baca Juga: Bentuk Kabinet, Benny Wenda Ingin Lemahkan Kekuasaan Indonesia

Sejatinya, kata Huda, PNS sebenarnya termasuk golongan yang tidak terkena efek terlalu signifikan. Maka, bila THR yang dibagikan tanpa menyertakan tunjangan, yang harus dilihat menurutnya apakah perubahan alokasi anggarannya untuk program yang tepat.

"Bila THR untuk PNS dikurangi ya sudah sewajarnya kalau mereka menuntut (anggaran) untuk program pemerintah yang tidak tepat juga dibatalkan. Mulai dari program kartu prakerja, diskon PPnBM mobil, sampai diskon perumahan yang umumnya dinikmati oleh orang-orang kaya," tuturnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!