Duh, Kementan Diduga Kongkalikong dengan Integrator Raksasa Perunggasan
Selasa, 04 Mei 2021 - 20:20 WIB
Foto/FerdiRantung/SINDOnews
JAKARTA - Puluhan peternak unggas rakyat yang tergabung dalam PPRN (Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara) meminta Kementerian Pertanian RI (Kementan) untuk segera memperbaiki sengkarut persoalan unggas yang tidak kunjung usai. Permintaan yang disampaikan melalui aksi damai ini sebagai bentuk ekspresi peternak rakyat mandiri yang kondisinya semakin terpuruk.
Ketua PPRN Alvino Antonio mengatakan, aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk kekesalan peternak unggas rakyat terhadap Kementan yang tidak pernah memedulikan peternak rakyat. Betapa tidak, harga sarana pokok produksi seperti pakan, DOC (day old chicken) dan lainnya sangat tinggi. Disisi lain, harga jual ayam broiler dan telur cenderung murah.
Baca juga:Menaker Ida Semringah, Perayaan May Day Berlangsung Tertib Dan Aman
Kondisi itu yang menyebabkan peternak rakyat mengalami kerugian yang sangat besar. Kementan membiarkan peternak rakyat bangkrut dan membiarkan para integrator semakin jaya.
Ketua PPRN Alvino Antonio mengatakan, aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk kekesalan peternak unggas rakyat terhadap Kementan yang tidak pernah memedulikan peternak rakyat. Betapa tidak, harga sarana pokok produksi seperti pakan, DOC (day old chicken) dan lainnya sangat tinggi. Disisi lain, harga jual ayam broiler dan telur cenderung murah.
Baca juga:Menaker Ida Semringah, Perayaan May Day Berlangsung Tertib Dan Aman
Kondisi itu yang menyebabkan peternak rakyat mengalami kerugian yang sangat besar. Kementan membiarkan peternak rakyat bangkrut dan membiarkan para integrator semakin jaya.
Lihat Juga :