Larangan Mudik Gairahkan Ekonomi DKI, Perputaran Uang Bisa Lampaui Rp1,25 T Saat Libur Lebaran

Sabtu, 08 Mei 2021 - 11:11 WIB
Dia membeberkan, setiap tahun biasanya terdapat tujuh jutaan atau setara 2,5 juta keluarga warga Jabodetabek yang mudik ke kampung halaman dan mengalirkan uang ke daerah mencapai Rp10 triliun. Namun tahun ini, keluarga di kampung hanya menerima kiriman uang lebaran karena adanya larangan mudik.

"Untuk mengisi liburan Idul Fitri tahun ini warga Jabodetabek akan mengunjungi berbagai tempat santai bersama keluarga dan diperkirakan akan terjadi perputaran uang sebesar Rp1,25 triliun dengan asumsi per keluarga membelanjakan paling sedikit Rp500.000 selama liburan Idul Fitri 1442 H. Ini perkiraan perputaran uang paling rendah dan ada kemungkinan di atas itu," paparnya.

Baca juga: Bunga Citra Lestari Digandeng Brand Kue Lokal, Jadi Pengusaha Kue Kering?

Dengan adanya perputaran tersebut, konsumsi rumah tangga bisa terkerek, demikian juga pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta dan nasional. Data Bank Indonesia menyebut, peredaran uang dalam bentuk uang tunai selama masa Idul Fitri 1442 di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai Rp152,14 triliun, naik 39,33% dibanding tahun lalu sebesar Rp109,20 triliun.

Sarman berhitung, jika perputaran uang tersebut terealiasi maka akan sangat efektif untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II/2021 yang dipatok di angka 7%.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!